Gara-gara Badak Berkeliaran di Kota Satu Orang Tewas dan Beberpa Lainnya Terluka
Seekor badak liar tersesat dan berkeliaran di Hetauda, sebuah kota kecil Nepal selatan,
TRIBUNNEWS.COM.HETAUDA- Seekor badak liar tersesat dan berkeliaran di Hetauda, sebuah kota kecil Nepal selatan, pada Senin pagi. Ada laporan bahwa satu orang meninggal dan beberapa orang lain cedera.
Beberapa warga kota Hetauda menerbitkan video badak yang berkeliaran di kota, mengejar orang dan sepeda motor yang berusaha kabur. Hetauda terletak tak jauh dari Taman Nasional Chitwan, daerah warisan dunia yang dikenal sebagai habitat badak bercula satu.
“Kami menerima kabar yang belum terkonfirmasi bahwa satu orang tewas dan tiga orang lain cedera,” kata Ram Prasad Thapaliya, kepala pemerintahan distrik Makwanpur. “Kami mengerahkan gajah dan metode teknis lain untuk memancing si badak agar kembali ke habitatnya.”
Badak tersebut terakhir kali terlihat sedang duduk-duduk di luar rumah sakit setempat, ujarnya.
Krishna Poudel, seorang warga setempat, mengaku sedang duduk-duduk di atap rumahnya ketika ia melihat seekor badak mengejar pengendara sepeda motor di jalanan depan rumah. Ia merekam video kejadian tersebut dengan ponselnya. “Saya belum pernah melihat badak datang ke daerah kami. Kadang-kadang, memang ada gajah yang mampir,” ujarnya.
Poudel melaporkan seorang perempuan, tetangganya, meninggal akibat hewan tersebut. Ia tidak menyebut nama korban. Enam orang lain juga cedera, tambahnya, sedangkan seekor sapi juga mati.(WSJ)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/badak-berkeliaran_20150331_112352.jpg)