Sabtu, 6 Juni 2026

Ini Kisah Pecinta Ikan Koi di Jepang

Karena kalau hasilnya baik, ikan koi harganya bisa meroket, mencapai 800.000 yen per ekor

Tayang:
Tribunnews.com/Richard Susilo
Yoshi Takada dan peliharaannya ikan koi 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Memelihara ikan koi tidak hanya terampil dan bertangan dingin tetapi juga membutuhkan pengetahuan dan dana yang tidak kecil.

Karena kalau hasilnya baik, ikan koi harganya bisa meroket, mencapai 800.000 yen per ekor.

Hal itulah yang dilakukan seorang pria di Jepang bernama Yoshi Takada yang juga President Advance K&B Farms Corporation.

"Itu yang besar bisa berharga 800.000 yen per ekor kalau dijual sekarang. Tapi bagi saya bukan soal uang, kalau si pembeli saya lihat tidak bisa memelihara ikan, hanya uang saja, dan mungkin dijual kembali, biasanya saya tak jual, seperti yang hitam putih itu," ujar Yoshi di belakang rumahnya Jumat(10/4/2015).

Menurut Yoshi, ikan koi yang ada di Jepang berbeda dengan di Indonesia, sebab di negeri matahari terbit ikan tersebut biasa hidup di empat musim.

"Kalau ikan koi ini dibawa ke Indonesia mungkin saja bisa dibibit dengan baik, tetapi apakah nantinya bisa berkembang dengan baik saya tak tahu, karena ikan koi Jepang di sini mengalami empat musim sedangkan Indonesia hanya satu musim dan terus panas sekitar 30 derajat Celcius satu tahun. Jadi pasti beda ikan koi dalam perkembangannya nanti," ujar Yoshi yang juga mengaku pernah sekali ke Bali untuk melihat pemeliharaan ikan koi beberapa tahun lalu.

Ikan koi kata Yoshi ternyata kuat sekali. Suatu waktu ia pernah membawa ikan koi dimasukkan ke dalam kopornya 30 ekor dalam plastik khusus, perlakuan khusus, selama 20 jam perjalanan jauh ke negara lain dan ternyata masih bisa hidup sehat dengan baik.

"Saya deg-degan juga saat itu karena perjalanan jauh pertama kali. Ternyata bertahan dengan baik ikan koi saya dan sampai sekarang masih hidup dan berkembang baik di sana," katanya.

Di Jepang ikan koi terbaik berasal dari Niigata dan sekitar 400 pedagang ikan koi semua berada di Niigata.

Sedangkan di Tokyo hanya sekitar 14 pedagang besar saja. Sumber alam, air, cuaca alam, ketinggian daratan dan sebagainya sangat baik dan cocok di Niigata untuk pembibitan dan pengembangan ikan koi di Niigata.

Satu ikan koi yang berwarna hitam putih memang sangat besar dan cantik.

"Kadang orang mengakatan Panda Koi karena seperti panda hitam putih lucu sekali. Ikan itu pernah ditawar orang saya tak mau jual karena saya pun suka sekali dengan ikan itu dan cukup langka yang bercorak hitam putih kontras sepertiu itu," paparnya sambil menunjuk satu-satunya ikan koi yang cantik hitam putih tersebut.

Perhatian kepada ikan koi Jepang sangat besar dari luar negeri saat ini sehingga penjualan ikan koi Jepang saat ini ternyata 70% untuk ekspor dan 30% penjualan transaksi di dalam negeri.

Sabtu dan Minggu mendatang (11 dan 12 April) ada pameran ikan koi terbuka untuk umum di Taman Hibiya di tengah kota Tokyo dari jam 09.00 hingga pukul 18.00.

Menarik mungkin untuk kita lihat bagi yang menyukai ikan koi sebagai lambang kemakmuran dan kebahagiaan rumah tangga.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved