Senin, 1 September 2025

Gempa di Nepal

Tiga Pendaki Asal Bandung Mendaki Everest karena Lolos Seleksi THC

Tiga diantara para pendaki Indonesia yang mendaki Everest adalah Jeroen Hehuwat, Kadek Andana dan Alma Parahita

Azim Afif via AP
Para pendaki melakukan evakuasi dan pencarian korban longsor di base camp Everest setelah diguncang gempa 7,9 SR yang berpusat di Nepal, Sabtu (25/4/2015). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Luar Negeri mencatat terdapat sekitar 34 WNI berada di Nepal pada saat terjadinya gempa berskala 7,9 skala richter, sebagian diantaranya sedang melakukan kegiatan pendakian Gunung Everest.

Tiga diantara para pendaki Indonesia yang mendaki Everest adalah Jeroen Hehuwat, Kadek Andana dan Alma Parahita.

Ketiganya tergabung dalam Taruna Hiking Club (THC) Bandung, diketahui mereka berangkat ke Nepal pada Minggu(19/4/2015) pagi melalui Kuala Lumpur, Malaysia.

Pendakian dilakukan karena ketiganya lolos seleksi THC dan berhak mendaki Gunung Everest yang dimulai pada Kamis(23/4/2015) pagi.

"Mereka lolos seleksi THC dan berhak mendaki Everest," ujar orangtua Alma Parahita, Dewi Parliana saat berbincang dengan Tribunnews, Minggu(26/4/2015).

Dewi mengatakan dirinya terakhir berkomunikasi dengan Alma pada Kamis(23/4/2015) pagi, saat itu Alma mengabarkan bahwa ia sedang berada di Lama Hotel, Langtang, Nepal.

"Kamis kontak terakhir pagi, mengabarkan siap-siap akan naik," ujarnya.

Ketika Dewi mengetahui ada gempa 7,9 skala richter di Nepal pada Sabtu(25/4/2015) ia mencoba menghubungi sang anak, Alma Parahita namun tiada jawaban.

"Sabtu itu sudah naik, dikontak sudah tidak bisa, mungkin tidak ada sinyal. Tapi tahu ada gempa di Nepal dari media," katanya.

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan