Korsel Uji Coba Rudal Balistik Mampu Jangkau Korea Utara
Setelah Korea Utara ujicobakan rudal balistik kapal selam, Korea Selatan balas menguji rudal balistik yang diklaim memiliki jangkauan 800 kilometer.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Samuel Febriyanto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Korea Selatan melakukan uji coba peluncuran peluru kendali (rudal) balistik baru yang diklaim mampu mencapai seluruh wilayah Korea Utara, Rabu (3/6/2015).
Rudal tersebut dikembangkan di bawah perjanjian baru dengan Amerika Serikat (AS), di mana poin kesepakatan kedua negara adalah meningkatkan jangkauan kemampuan persenjataan Korsel hingga 800 kilometer.
Peluncuran yang berlokasi di pantai barat negara itu dihadiri President Korsel, Park Geun-hye.
"Tes menunjukkan peningkatan kemampuan rudal balistik yang dapat menyerang semua bagian wilayah Korea Utara dengan cepat, dan presisi dalam hal agresi bersenjata atau provokasi," seperti dikutip dari pernyataan kantor kepresidenan Korsel, Blue House.
Uji coba itu dilakukan selang sebulan setelah uji coba peluncuran rudal balistik kapal selam oleh Korut. Meski demikian beberapa ahli dan para pemimpin militer AS menyangsikan laporan tersebut.
Rudal Korsel tersebut pertama kali dikembangkan di bawah pedoman baru yang ditandatangani bersama Amerika Serikat pada 2012, guna meningkatkan jangkauan dan mengatasi kemampuan rudal Pyongyang sebanyak dua kali.(Asiaone.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ilustrasi-rudal_20150603_175540.jpg)