Senin, 15 Juni 2026

Mengerikan! Inilah 10 Cara Eksekusi Mati Tersadis dalam Sejarah

Hukuman mati sudah diaplikasikan sejak lama untuk menghukum pelaku yang melakukan kejahatan luar biasa.

Tayang:
Editor: Sugiyarto

Ini merupakan metode eksekusi mati bernama Garotte. Hukuman ini dipraktekan di Spanyol selama ratusan tahun.

Hukuman ini ada dua versi. Pertama, terpidana mati diikat pada sebuah tiang, kemudian lehernya diikat oleh tali yang secara perlahan-lahan akan mencekiknya hingga meninggal.

Pada versi kedua, tiang diganti dengan kursi. Terpidana akan duduk dengan diikat tangannya, sementara lehernya akan dicekik oleh sabuk logam yang juga akan mencekiknya hingga tewas.

Adapun dalam foto dari tahun 1901, terlihat eksekusi semacam ini dilakukan di Penjara Bilibid, di Manila, Filipina. Kemudian Garotte dilarang di Filipina pada tahun 1902.

4. Direbus


Ini merupakan cara eksekusi mati yang paling jarang dilakukan. Namun umum dilakukan di seluruh Eropa dan Asia hingga abad ke-17.

Caranya, terpidana mati akan langsung ditenggelamkan pada minyak atau air mendidih, atau mereka juga ditempatkan di kuali penuh cairan dingin hingga mencapai titik didih.

Di Eropa, hukuman ini dipraktikan pada abad pertengahan untuk menghukum para peracun dan pemalsu.

Adapun pada abad ke 16, di Jepang juga dilaksanakan eksekusi ini terhadap seorang penjahat bernama Ishikawa Goemon yang dijatuhi hukuman direbus sampai mati bersama dengan anaknya.

Ia dihukum setelah gagal membunuh panglima perang Toyotomi Hideyoshi.

5. Dijadikan santapan hewan buas

Hukuman ini dikenal dengan istilah Damnatio ad Bestias. Caranya terpidana mati akan dimasukan dalam kurungan yang berisi hewan buas yang tengah lapar.

Ia akan mati karena disantap binatang tersebut. Adapun dalam sebuah ilustrasi yang dibuat oleh seorang pelukis Perancis bernama Jean Leon Gerome diperlihatkan suasana ketika menjelang eskekusi pada abad ke-19.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved