Dalam Buku Hariannya, Nenek Ini Ungkap Telah Membunuh 10 Orang
Sejumlah orang menyebut rentetan pembunuhan yang dilakukannya sebagai peristiwa Mimpi Buruk di Jalan Dimitrova.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seorang wanita paruh baya di Rusia yang memperoleh ketenaran sebagai wanita pem-Babushka Yaga, mengaku telah membunuh 10 orang selama 20 tahun terakhir dalam buku hariannya.
Tatiana Samsonova (68), ditangkap karena diduga membunuh seorang wanita berusia 79 tahun. Ia membunuhnya dengan racun setelah keduanya bertengkar.
Dia juga diduga membunuh seorang yang pernah menyewa ruangan apartemen miliknya di tahun 2003.
Belum dapat dipastikan kebenaran dari buku harian Samsonova yang ditulis dalam bahasa Inggris, Rusia dan Jerman, namun ia dijuluki Babushka Yaga, seorang wanita tua menakutkan dari sebuah dongeng masyarakat Rusia.
Sejumlah orang menyebut rentetan pembunuhan yang dilakukannya sebagai peristiwa Mimpi Buruk di Jalan Dimitrova.
Rekaman kamera keamanan ditayangkan di televisi negara menunjukkan Samsonova, dengan jas hujan menyeret kantong plastik hitam keluar dari apartemen, yang diduga berisi potongan tubuh korbannya.
Kantong plastik itu ditemukan oleh polisi di hari Sabtu kemarin.
Menurut pihak berwenang, ia memotong-motong tubuh korbannya menggunakan gergaji dan pisau, sebelum membuangnya di pinggiran kota Saint Petersburg.
Polisi menemukan kantong berisi tubuh tanpa kepala atau anggota badan di sebelah kolam.
Tetangga mengatakan kepada tabloid Komsomolskaya Pravda bahwa Samsonova baru saja menghabiskan beberapa bulan di rumah sakit jiwa.
Samsonova mengatakan kepada polisi ia dulu bekerja di sebuah hotel yang sering dikunjungi oleh pengunjung asing di era Uni Soviet, yang sekarang dikenal sebagai Grand Hotel Europe. Hal itu membuatnya fasih menguasai beberapa bahasa asing.(Metro)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/nenek-pembunuh-nih2_20150730_164047.jpg)