215 Pohon Ganja Ditanam di Kamar, Pengangguran Jepang Ditangkap Polisi
Polisi Metropolitan Tokyo berhasil mengungkap pengembangbiakan ganja dan narkoba
Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Takashi Tsurii mengaku tak punya kerja, alias pengangguran, menanam pohon ganja dan berkecimpung di dunia narkoba, akhirnya Jumat ini (12/2/2016) ditangkap polisi di daerah Nakano Tokyo Jepang.
"Polisi Metropolitan Tokyo berhasil mengungkap pengembangbiakan ganja dan narkoba lain di sebuah tempat di Nakano Tokyo dan menangkap pelakunya pagi tadi," papar sumber Tribunnews.com sore ini (12/2/2016).
Pengangguran Takashi Tsurii, 39, dan temannya Yutaka Tsuchiya, 34, telah mengembangbiakkan 215 pohon ganja di rumahnya, di dalam empat ruangan yang disewanya di daerah Kamitakada.
Tsurii mengakui hal tersebut tetapi Takada membantah melakukannya.
Keduanya terkena pelanggaran hukum UU Anti Pengawasan Narkotika dan Obat Terlarang.
Jumlah tanaman yang telah disita kepolisian seberat 1.4 kilogram ganja, 100 gram kokain serta sejumlah obat Ecstasy MDMA dari apartemennya tersebut.
Polisi memperkirakan semuanya apabila dijual akan menghasilkan uang sedikitnya 19,5 juta yen.
Belum diketahui apakah ada kaitan dengan mafia Jepang (Yakuza), sehingga kini polisi akan terus menyelidiki lebih dalam lagi kasus ini.
Narkoba adalah salah satu tiang utama penghasilan kalangan Yakuza Jepang saat ini, dan belum lama selundupan narkoba 100 kilogram oleh Yakuza telah terbongkar oleh kepolisian Jepang.
Info lengkap yakuza dapat dibaca di www.yakuza.in
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ganja-jepang-nih2_20160212_185542.jpg)