Selasa, 5 Mei 2026

Situasi Laut China Selatan Makin Panas, Kemenlu Harap Ada Pembahasan Tata Perilaku

Dalam pertemuan terakhir bersama dengan Cina, Vietnam, dan Laos pembahasan CoC mendapatkan perhatian yang lebih.

Tayang:
Penulis: Amriyono Prakoso
Editor: Hasanudin Aco
Amriyono Prakoso/Tribunnews.com
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Armanatha Nasir 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI berharap ada pembahasan tata perilaku untuk pencegahan dan penyelesaian konflik di kawasan Laut China Selatan yang diklaim oleh China dan empat negara anggota ASEAN lainnya.

Juru bicara Kemenlu, Armanatha Nasir mengatakan bahwa Pemerintah Indonesia menjadi satu-satunya negara ASEAN yang mendorong upaya terciptanya tata perilaku (Code of Conduct,-red), mengingat ketegangan di Laut China Selatan semakin meningkat.

"Kami terus berupaya untuk menyelesaikan CoC dan Indonesia merupakan negara utama yang terus mendorong upaya CoC, mengingat semakin meningkatnya ketegangan di Laut China Selatan," ujar Arrmanatha saat ditemui di kantor Kemenlu, Jakarta, Kamis (18/8/2016).

Dia menjelaskan dalam pertemuan terakhir bersama dengan Cina, Vietnam, dan Laos pembahasan CoC mendapatkan perhatian yang lebih.

Serta pemerintah Cina juga menginginkan untuk percepatan pembahasan.

Pemerintah Indonesia, kata Armanatha, berharap CoC akan selesai dibahas pada awal tahun 2017.

Mengingat persoalan Laut China Selatan akan menjadi topik pembahasan dalam rangkaian Pertemuan KTT ke-28 dan ke-29 ASEAN di Vientiane, Laos, pada tanggal 7 dan 8 September 2016

"Ada sinyal dari Menlu China untuk mempercepat pembahasan CoC. Harapan kami selesai secepat mungkin. Awal tahun depan diperkirakan akan selesai," kata Arrmanatha.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved