Senin, 13 April 2026

9 WNI Tewas Akibat Kapal Tenggelam di Perairan Malaysia

Sebuah perahu yang mengangkut 40 orang dari Indonesia terbalik di lepas pantai Malaysia, Senin (23/1/2017).

Editor: Adi Suhendi
Tribun Batam
Ilustrasi. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, KUALA LUMPUR - Sebuah perahu yang mengangkut 40 orang dari Indonesia terbalik di lepas pantai Malaysia, Senin (23/1/2017).

Akibat kecelakaan kapal tersebut, Reuters melaporkan, setidaknya sembilan orang tewas dan hampir 30 orang hilang dalam insiden tersebut.

Kecelakaan kapal yang kebanyakan membawaan warga negara Indonesia (WNI) itu diduga terjadi karena perahu kelebihan beban.

Menurut laporan Badan Penegakan Maritim Malaysia (MMEA), dari total korban tewas tersebut, enam korban perempuan dan tiga orang laki-laki.

Dua orang berhasil diselamatkan dari musibah tersebut.

MMEA mengatakan kelebihan muatan dan cuaca buruk serta gelombang laut yang tinggi diduga menjadi penyebab kecelakaan terjadi.

Serangkaian kecelakaan terjadi di perairan antara Indonesia dan Malaysia akibat kapal kelebihan muatan dalam mengangkut buruh di pabrik-pabrik Malaysia dan perkebunan.

November 2016, lebih setengah dari 101 penumpang perahu meninggal setelah kapalnya menghantam karang dan tenggelam di Pulau Batam Indonesia tepatnya sebelah selatan Singapura.

Empat bulan sebelumnya, kapal tenggelam dalam rute perjalanan ke Batam.
Pemerintah Malaysia menyebutkan ada delapan jenazah dan 34 orang selamat.

Polisi Malaysia juga mengevakuasi 17 jasad pada bulan Januari tahun lalu setelah kapal yang membawa pendatang ilegal terbalik di laut lepas. (Reuters)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved