Polisi Jepang Kejar Pelaku Pembakaran Rumah, Sepeda dan Motor di Tokyo
Polisi Tokyo masih mengejar pelaku pembakaran di Tokyo saat ini yang dipastikan merupakan pelaku kejahatan
Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Dalam satu bulan ada 17 kasus kebakaran di Tokyo dan hal ini dicurigai sekali oleh Kepolisian Metropolitan Tokyo sebagai pembakaran yang disengaja satu sindikat kejahatan di Jepang yang belum diketahui motifnya.
"Polisi Tokyo masih mengejar pelaku pembakaran di Tokyo saat ini yang dipastikan merupakan pelaku kejahatan kesengajaan dengan motif tertentu," papar sumber Tribunnews.com Senin ini (20/2/2017).
Kebakaran terakhir Minggu kemarin (19/2/2017) terjadi di daerah Kita-ku dan Adachi-ku dekat kantor Tribunnews.com di Tokyo.
Suara berbagai unit pemadam kebakaran, sedikitnya tiga unit berngaung-ngaung kemarin sepanjang hari terdengar dari kantor Tribunnews.com di Tokyo.
Kebakaran dimulai sejak jam 9 pagi hingga siang hari baru bisa ditangani dengan baik dan api padam sepenuhnya.
Kebakaran juga terjadi menghantam dua lantai semacam bengkel di daerah Toshima yang menghabiskan rumah dengan tanah seluas 230 meter persegi.
Workshop and residence in the Toshima Area of Kita Ward. The fire consumed 230 square meters of space in the structure.
Sebelum kebakaran tersebut polisi mendapat laporan kebakaran dua unit sepeda dan motor dengan jarak sekitar 500 meter dari lokasi kebakaran rumah.
Sejak 12 Februari 2017 ada sedikitnya 17 kebakaran di Tokyo dengan target sepeda, motor dan rumah.
Jumat dan Sabtu minggu lalu juga ada kebakaran pula di kota Tokyo.
"Polisi masih terus menyelidiki kasus kebakaran ini yang tampaknya bukan kecelakaan tetapi ada pihak sengaja membakarnya dan akan diusut terus motif penjahat tersebut lebih lanjut," lanjutnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kebakaran-di-tokyo-nih2_20170220_181844.jpg)