Rabu, 8 April 2026

Banjir Longsor Kolombia Tewaskan 254 Orang, Pencarian Terus Dilakukan

Pencarian yang dilakukan oleh tim SAR dibantu juga oleh warga, terutama keluarga korban yang hilang setelah banjir dan longsor melanda.

Penulis: Ruth Vania C
Editor: Hendra Gunawan
Fox News/AP

TRIBUNNEWS.COM, KOLOMBIA - Pencarian korban banjir bandang dan longsor di Kolombia terus dilakukan, Senin (3/4/2017).

Sejumlah sungai di Kota Mocoa, Kolombia, meluap sejak Minggu (2/4/2017) dan menimbulkan banjir bandang pada dini hari saat warga masih terlelap.

Bencana tersebut sejauh ini menewaskan 254 orang dan mencederai ratusan lainnya.

Pencarian yang dilakukan oleh tim SAR dibantu juga oleh warga, terutama keluarga korban yang hilang setelah banjir dan longsor melanda.

Sejumlah keluarga tampak menghabiskan waktu sepanjang malam mencari di balik puing-puing akibat bencana, meski aliran listrik tak ada.

Kebanyakan yang hilang adalah anak-anak, dari usia bayi hingga remaja.

"Anda harus bayangkan banyak sekali anak di lingkungan ini," ucap seorang warga setempat yang ikut membantu pencarian, Abelardo Solarte.

Mocoa dinyatakan sebagai daerah bencana, di mana banjir bandang dan longsor menghancurkan jalanan dan jembatan, serta aliran listrik mati.

Kota tersebut memang dikatakan sangat rawan dilanda banjir, apalagi sejak maraknya penggundulan hutan di daerah itu.

Namun, semua diperparah oleh curah hujan yang meningkat sejak Sabtu (1/4/2017).

"Hujan menghujam Mocoa dengan intensitas dan kekuatan yang tak terduga. Hujan dua jam seperti hujan sebulan," jelas Presiden Kolombia Juan Manuel Santos. (Fox News/Reuters)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved