PM Jepang Marah Mengetahui Korut Meluncurkan Rudal Lagi

Kelakuan Korut dianggap tak bisa ditoleransi sedikit pun dan diyakini di masa depan mungkin akan dilakukan kembali.

PM Jepang Marah Mengetahui Korut Meluncurkan Rudal Lagi
Richard Susilo
PM Jepang Shinzo Abe di kantor PM Jepang Tokyo 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Peluncuran rudal Korea Utara (Korut) pagi ini jam 6:42 waktu Korea membuat PM Jepang marah dan langsung melakukan jumpa pers sekitar jam 9:50 pagi ini.

"Peluncuran rudal merupakan provokasi serius tak dapat dimaafkan dan pelanggaran resolusi PBB," katanya.

Kelakuan Korut dianggap tak bisa ditoleransi sedikit pun dan diyakini di masa depan mungkin akan dilakukan kembali.

Oleh karena itu Jepang akan kerjasama segera dengan pihak Amerika Serikat dan Korea Selatan untuk mengantisipasi hal ini.

Presiden AS Donald Trump bahkan telah mengancam China baru-baru ini apabila tidak bisa menangani Korea utara maka pihak AD akan menangani langsung Korut agar mengikuti ketentuan internasional lebih lanjut.

Rudal diluncurkan dari selatan Hamgyong (dari kawasan Tongchang-ri, dekat perbatasan dengan China) menuju laut Jepang jatuh 9 menit kemudian, 500 kilometer, mendekati daratan Jepang.

Selain rudal menengah dari darat Korut juga memiliki kemampuan serta uji coba berkali-kali rudal balistik kapal selam mereka (SLBM) dari kapal selamnya.

Kepala Badan Energi Atom Internasional PBB (IAEA) Yukiya Amano mengatakan fasilitas produksi uranium yang dimiliki Korut telah meningkat dua kali lipat dalam beberapa tahun terakhir.

Rudal jarak menengah KN-15 adalah jarak menengah dan terdeteksi langsung oleh sistim anti rudal canggih THAAD yang dimiliki Jepang saat ini.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved