Ramalan Air di Kyoto Jepang Sangat Populer Mengetahui Kehidupan Kita

Dengan harga 200 yen satu lembar kita beli di kuil tersebut bentuknya seolah hanya kertas polos yang kita lihat tak ada tulisan apa pun.

Ramalan Air di Kyoto Jepang Sangat Populer Mengetahui Kehidupan Kita
Richard Susilo
Keberuntungan di air melihat ramalan kehidupan kita di masa mendatang di Kuil Kifune Kyoto 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Ramalan air (mizu uranai) dengan nama Gokozui di kuil Kifune, Kyoto Jepang sangat terkenal bagi anak muda Jepang dan para keluarga Jepang.

Dengan harga 200 yen satu lembar kita beli di kuil tersebut bentuknya seolah hanya kertas polos yang kita lihat tak ada tulisan apa pun.

Lalu kertas itu kita bawa ke kolam air (banyak yang sebut kolam surga) di dekatnya dan kita apungkan kertas tadi.

Lama-kelamaan pada kertas akan muncul tulisan lengkap, berisi ramalan mengenai diri kita si pengambul kertas kuji (ramalan) yang kita beli tadi.

Setelah itu dikeringkan dan kita bisa baca sendiri, apa yang tertulis pada ramalan tersebut, keluar hurufnya semua bacaan pada kertas setelah diapungkan di atas kolam surga tersebut.

Jepang memang paling pintar menjual model kertas ramalan ini.

Di Osaka ada kuil yang langsung menuliskan dengan huruf besar hasilnya.

Tidak seperti ramalan lain yang berputar-putar kadang sulit kita mengerti artinya.

Tapi ramalan dari sebuah kuil di Osaka menuliskan pendek singkat. Misalnya, "Kamu terlalu banyak berpikir, segeralah bertindak dekati pacarmu."

Ada pula ramalan (kuji) bertuliskan bahasa Jepang tetapu ada Kode QR nya sehingga menggunakan ponsel kita yang bisa membaca Kode QR di scan ke kode itu, maka kita bisa baca di ponsel ramalan itu, bukan hanya dalam bahawsa Jepang tetapi juga bisa diterjemahkan ke bahasa Inggris di ponsel kita.

Dengan demikian semua bangsa bisa mengerti apa yang dituliskan dalam ramalan Jepang tersebut, meskuipun dituliskan di dalam bahasa Jepang.

Rata-rata ramalan Jepang bisa diambil di berbagai kuil di Jepang dengan harga satu buah antara 100 yen sampai dengan 300 yen per lembar ramalan.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved