Kamis, 9 April 2026

Jurnalis Pengungkap Perdagangan Narkoba di Meksiko Tewas Ditembak

Javier Valdez menjadi korban terbaru dari gelombang pembunuhan wartawan yang telah terjadi di Meksiko.

net
Ilustrasi pembunuhan 

TRIBUNNEWS.COM, MEXICO CITY - Javier Valdez menjadi korban terbaru dari gelombang pembunuhan wartawan yang telah terjadi di Meksiko.

Sekelompok pria bersenjata memaksa Valdez turun dari mobilnya dan menembak mati sang jurnalis di tengah jalan pada Senin (15/5/2017).

Lokasi kejadian itu dekat dengan kantor penerbitan yang dia dirikan, Riodoce.

Valdez merupakan seorang wartawan pemenang penghargaan yang mengkhususkan diri dalam peliputan perdagangan narkoba dan kejahatan terorganisir. Ia dibunuh di negara bagian utara Sinaloa, sarang kegiatan kartel obat terlarang.

Valdez adalah wartawan keenam yang dibunuh di Meksiko sejak awal Maret. Jumlah yang luar biasa tinggi bahkan untuk salah satu negara paling mematikan di dunia untuk profesionalitas media.

Surat kabar nasional Meksiko melaporkan pembunuhan Valdez pembunuhan lengkap dengan gambar menampilkan jenazahnya yang tergeletak di jalan ditutupi oleh selimut biru.

Jasad Valdes dikelilingi oleh 12 penanda kuning seperti police line untuk menandai barang bukti di lokasi kejadian seperti peluru.

Laptop dan ponsel Valdes turut hilang bersamaan dengan aksi pembuhan itu.

Jaksa negara mengumumkan mereka sedang menyelidiki apakah pembunuhan ini ada kaitannya dengan pekerjaannya selama ini atau pencurian mobil berakhir pada pembunuah.

Di tempat berbeda, Presiden Meksiko Enrique Pena Nieto mengutuk pembuhan Valdes yang disebutnya "kejahatan yang keterlaluan."

Penulis: Srihandriatmo Malau/Tribunnews

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved