Senin, 13 April 2026

Mengapa Pertemuan Kepala Negara G-7 Selalu di Lokasi Pariwisata?

Pertemuan para kepala negara G-7 akan berlangsung di sebuah lokasi pariwisata elit di Itali, antara 26 hingga 28 Mei 2017 di Taormina.

Editor: Dewi Agustina
Pemda Mie
Pertemuan para kepala negara G-7 di Perfektur Mie tahun 2016 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Pertemuan para kepala negara G-7 akan berlangsung di sebuah lokasi pariwisata elit di Itali, antara 26 hingga 28 Mei 2017 di Taormina bagian selatan Itali.

Mengapa sejak tahun 2000 awal pertemuan Kepala Negara G-7 selalu di lokasi pariwisata?

"Tentu saja semua orang berpikir untuk semakin meningkatkan jumlah wisatawan (membuat populer) ke lokasi tempat pertemuan G7 tersebut. Tidak salah tetapi bukanlah alasan utama, yang ternyata tujuan pokoknya adalah demi sekuriti atau keamanan para pimpinan negara tersebut," kata seorang sumber Tribunnews.com dari kepolisian Jepang yang pernah menjaga keamanan pertemuan G7 di Jepang baik tahun 2008 di Hokkaido maupun 2016 di Perfektur Mie.

Hal serupa dibenarkan pula oleh Konsultan pariwisata Jepang Masataka Oota yang bergerak di bidang Meeting Incentive Conference Exhibition (MICE).

"Jika dilakukan di kota besar misalnya Tokyo, memang semua nyaman transportasi dan sebagainya. Tetapi sangat penuh orang, belum lagi akan terjadi kemacetan karena penutupan jalan-jalan. Paling sulit adalah soal keamanan keselamatan atau sekuriti kalau di kota besar," kata Oota.

Baca: Ahok Mundur karena Tak Mau Membebani Jokowi

Sementara dari segi keamanan kepolisian juga melihat keamanan terbaik dan kompak di lokasi pariwisata, tak menyusahkan banyak orang kecuali para turis terpaksa tak bisa ke lokasi itu.

"Apabila di lokasi pariwisata, kompak jadi satu tempat semua pejabat tinggi, kontrol mudah, penjagaan mudah, tidak mengganggu banyak pihak kecuali ya para turis sementara jangan ke sana dulu. Terpenting sekali adalah keamanan para kepala negara," ujar sang polisi.

Tentu saja setelah semua kaitan pertemuan G7 berakhir, lokasi tersebut akan jadi sangat populer semua orang ingin ke sana, tingkat pertumbuhan ekonomi dan segalanya meningkat jauh lebih baik bagi pemda setempat.

"Banyak hal positif bagi lokasi pertemuan G7 setelah berakhir yang berarti meningkatkan pendapatan atau penghasilan masyarakat setempat dan sekitarnya, berdampak ekonomi semakin maju dengan cepat," kata Oota.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved