Sempat Bocor Gas, Jepang Akhirnya Luncurkan Roket H2A-35

Roket Jepang H2A-35 yang rencananya diluncurkan Jumat (18/8/2017) kemarin akhirnya diluncurkan Sabtu (19/8/2017) siang nanti.

Editor: Dewi Agustina
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Roket H2A-35 di pangkalan peluncuran roket Kagoshima. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Roket Jepang H2A-35 yang rencananya diluncurkan Jumat (18/8/2017) kemarin akhirnya diluncurkan Sabtu (19/8/2017) siang nanti pukul 14.29 waktu Jepang. Penundaan karena adanya kebocoran gas helium, sehingga suku cadang perlu diganti.

"Kami minta maaf karena terjadi kebocoran gas helium sehingga suku cadang harus diganti dan baru siang ini dilakukan peluncuran jam 14.29," kata Hidetoshi Hirajima, Manager Mitsubishi Heavy Industri bidang MILSET (Movement International for Leisure Activities in Science and Technology) yang bertanggungjawab atas peluncuran roket tersebut.

Baca: Ditetapkan Jadi Tersangka Tangis Kiki Hasibuan pun Pecah

Peluncuran di pusat peluncuran Tanegashima Space Center disaksikan banyak pejabat ruang angkasa pemerintah Jepang serta pejabat Mitsubishi Heavy Industries yang bertanggungjawab atas pembuatan roket tersebut.

Isi roket berupa satelit GPS (Global Positioning System) versi Jepang "Michibiki No. 3" yang akan semakin mempercanggih GPS Jepang saat ini untuk berbagai keperluan baik pertahanan, maupun bagi kehidupan sehari-hari rakyat Jepang.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved