Polisi Florida Tembak Mantam Pacar Lalu Bunuh Diri, Setelah Dilacak Tengah Berjuang Melawan Depresi
Seorang polisi di Florida, Amerika Serikat (AS), menembak mati mantan kekasihnya, sebelum bunuh diri,
TRIBUNNEWS.COM, FLORIDA - Seorang polisi di Florida, Amerika Serikat (AS), menembak mati mantan kekasihnya, sebelum bunuh diri,
Michael DeMarco (55) menembak Yuly Solano (41), Kamis (12/10/2017).
Melansir Mirror, Sabtu (2/12/2017), sepasang kekasih itu mengakhiri hubungannya sebelum insiden penembakan yang terekam oleh CCTV tersebut.
"Kau memperlakukanku lebih buruk daripada anjing," kata DeMarco sebelum menembakkan senjatanya ke rumah di Boynton Beach, Palm Beach County.
Yuly ditembak pada bagian lengan satu kali dan dada dua kali saat berjalan-jalan dengan anjingnya.
DeMarco, masih mengenakan seragam polisi, saat melakukan kejahatan tersebut.
Baca: Agus Yudhoyono Terus Blusukan Untuk Dongkrak Elektabilitas Setelah Kalah Dalam Pilkada DKI
Pascapenembakan, Aryana, putri Yuly, berupaya menggalang dana untuk perawatan ibunya melalui situs GoFundMe.
"Ibuku dirawat di ruang ICU sejak 12 Oktober tahun ini setelah diserang secara brutal oleh mantan pacarnya. Dia ditembak empat kali dan masih selamat! Dia adalah mukjizat dari Tuhan! Dia malaikatku," tulis Aryana.
Ia menambahkan bahwa ibunya tidak lagi bekerja semenjak dirawat di rumah sakit.
Dana yang telah terkumpul pun kini mencapai sekitar Rp 44,6 juta dari target sebesar Rp 270,6 juta.
Menurut keterangan dari wawancara antara Yuly dengan seorang polisi, DeMarco dikenal sebagai pribadi yang rasis dan posesif.
Baca: Ini 10 Pelatihan Dasar Mapala yang Menelan Korban
Yuly kemudian berencana untuk menuntut kantor kepolisian DeMarco karena telah gagal mengawasi salah satu anggotanya. Menurut Yuly mantan pacarnya itu tengah berjuang mengatasi tekanan mental dan dan masalah emosi'.(TribunVideo.com/Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana)