Petugas Heran, Perempuan yang Sudah 10 Hari Meninggal Bisa Melahirkan Bayi
Seorang perempuan yang sudah meninggal dunia selama 10 hari " melahirkan" bayi, yang tentu saja juga tak bernyawa, menambah rasa duka keluarganya.
Di masa proses pembusukan, jaringan tubuh manusia kehilangan oksigen dan sejumlah gas seperti karbon dioksida dan metana yang keluar dari tubuh.
Di saat yang sama, jaringan tubuh melemah oleh enoenzim yang dihasilkan bakteri.
Difusi gas yang berlebihan ke dalam jaringan tubuh yang melemah mengakibatkan seluruh anggota tubuh membengkak 2-5 hari setelah kematian.
Sementara, tekanan cairan tubuh dari membran alami di dalam tubuh seorang perempuan yang tengah mengandung meregang lalu terpisah.
Gas di dalam perut kemungkinan membuat kandungan hancur dan mendorong janin keluar melalui jalur vagina.
Sejauh ini tak pernah tercatat seorang bayi yang dilahirkan dalam proses semacam ini bisa menghirup udara kehidupan.
Penulis: Ervan Hardoko
Sumber: Daily Mail
Berita ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Sudah Meninggal Dunia 10 Hari, Perempuan Ini Melahirkan Bayi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ilustrasi-mayayaa_20150915_210007.jpg)