Sabtu, 11 April 2026

Insiden di Kantor Pusat YouTube: 4 Terluka 1 Kritis, Pelakunya Perempuan

Pihak berwenang mengatakan, mereka meyakini penembak tersebut adalah seorang wanita yang tewas karena luka tembak yang ditimbulkan sendiri.

Editor: Choirul Arifin
SCMP
Polisi turun ke kantor pusat YouTube pada Selasa (3/4/2018) sore setelah adanya laporan mengenai penembakan di gedung di San Bruno, California, AS. 

TRIBUNNEWS.COM, SAN BRUNO - Polisi turun ke kantor pusat YouTube pada Selasa (3/4/2018) sore setelah adanya laporan mengenai penembakan di gedung di San Bruno, California, AS.

Foto-foto adegan dan kisah saat-saat mengerikan yang dialami oleh orang-orang yang berada di dalam kantor YouTube segera menyebar di jagad maya.

Pihak berwenang mengatakan, mereka meyakini penembak tersebut adalah seorang wanita yang tewas karena luka tembak yang ditimbulkan sendiri.

Pada kejadian ini, ada empat lainnya yang terluka. Satu di antaranya berada dalam kondisi kritis.

Berikut ini yang terjadi di kantor pusat YouTube:

• Polisi yang menggeledah gedung menemukan tubuh wanita yang mereka yakini sebagai penembak. Dia rupanya bunuh diri, menurut Ed Barberini, kepala Departemen Kepolisian San Bruno.

Dia mengatakan tidak ada informasi untuk menunjukkan ada penembak lain.

• Polisi melaporkan bahwa empat korban diangkut dari tempat kejadian. Rumah Sakit San Francisco General mengatakan telah menerima tiga korban, termasuk seorang pria dalam kondisi kritis.

• Polisi melaporkan adanya penembak aktif di area markas besar YouTube di San Bruno -tepat di sebelah selatan San Francisco- sekitar jam 1.30 siang waktu lokal.

Baca: Pengamat Komunikasi Politik Ini Mengatakan, Puisi Sukmawati Sarat Makna

Baca: Jelang Putusan Cerai, Veronica Tan Terlihat Kurus

Bangunan itu segera dikelilingi oleh kendaraan polisi dan perwira bersenjata lengkap yang tampak memasuki gedung. Video dari tempat kejadian menunjukkan karyawan meninggalkan gedung dengan tangan mereka di udara.

• Karyawan YouTube mulai memposting tentang insiden penembakan tersebut, termasuk orang yang mengatakan dia telah mendengar suara tembakan dan menyelamatkan dirinya di sebuah ruangan bersama rekan kerjanya.

• FBI mengatakan telah memantau situasi tersebut.

Barratut Taqiyyah Rafie/Sumber: New York Times 

Sumber: Kontan
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved