Jelang semi final Prancis-Belgia, 'keanehan' Thierry Henry dan kostum Prancis milik Hazard
Disebut sebagai derbi antar sahabat, laga semi final Prancis-Belgia juga diwarnai 'keanehan' kehadiran legenda Prancis, Thierry Henry, yang
"Semua orang Prancis mengenalnya, dan dia adalah pemain hebat," kata Hernandez.
"Tapi jika kami menang, saya yakin dia juga akan senang karena dia orang Prancis."
'Laga derbi antar sahabat'
Pertemuan Prancis-Belgia merupakan laga pertama kali antara dua negara yang berbatasan langsung sejak 1986, ketika Jerman Barat bertemu Prancis.
Playmaker Belgia, Eden Hazard, lahir di Perancis utara, dan surat kabar Le Soir menyebut sosoknya sebagai "orang Belgia yang paling Prancis". Foto yang beredar di media sosial memperlihatkan Hazard dan saudara-saudaranya di masa kanak-kanak mengenakan kostum Prancis.
Le Soir menggambarkan pertandingan nanti malam sebagai "laga derbi antar sahabat", seraya menambahkan: "Ini derbi ke-74 antara Prancis dan Belgia akan digelar dalam atmosfir yang menyenangkan di lingkungan wilayah itu."
Di desa Warneton, yang wilayahnya melintasi perbatasan Prancis-Belgia, warganya dihadapkan pada pilihan yang sulit.
"Saya pikir kami akan mendukung Prancis, tetapi juga Belgia, karena semua adalah kawan kami," kata salah-seorang penduduk kepada France3. Yang lain berkata: "Kami senang karena kami mendukung keduanya, apalagi salah-satunya akan melanjut ke final. Itu hebat!"
Para pemain kunci
Antoine Griezmann lawan Romelu Lukaku
Di Piala Eropa 2016, penampilan Griezmann bersama timnas Prancis sangatlah bersinar. Pemain Atletico Madrid ini mencetak enam gol di kejuaraan antar negara Eropa itu sekaligus memenangkan Golden Boot saat timnya meraih juara dua di belakang Portugal.
Kali ini sepertinya Griezmann akan melangkah lebih jauh.
Di Rusia, Griezmann telah mencetak tiga gol, sementara Romelu Lukaku mencetak empat gol. Adapun ujung tombak Inggris, Harry Kane, sudah mengumpulkan enam gol.
Griezmann telah mencetak tujuh gol dalam enam laga terakhir di turnamen besar, sementara Lukaku sudah mencetak 17 gol dalam 19 pertandingan bersama timnas Belgia.
Kylian Mbappe lawan Eden Hazard
Mbappe, yang masih berusia 18 tahun, mampu tampil brilian dalam laga fantastis melawan Argentina yang berakhir 4-3.
Pemain Paris St-Germain itu menghancurkan pertahanan tim Argentina - dengan kecepatan larinya dan dua gol yang disumbangkannya serta satu dari titik penalti.
Sebelumnya, saat usianya menginjak 18 tahun 18 hari, dia membobol gawang Peru sehingga menjadikannya sebagai pemain termuda dalam perjalanan sepak bola Prancis yang mencetak gol di turnamen besar.