Ponsel Xiaomi, Poco F1, bisa memicu perang harga telepon genggam
Para pengamat mengatakan ponsel Xiaomi, Poco F1, dapat memaksa perusahaan-perusahaan lain untuk menyesuaikan harga produk andalan mereka.
Kamera-kameranya tidak memiliki stabilisasi gambar optik.
Selain itu, situs berita Verge melaporkan bahwa badan ponsel terlalu gampang baret dan kualitas audionya "pas-pasan".
Tapi ulasan-ulasan sejauh ini menyebut bahwa produk ini dapat menangani game Android yang sarat prosesor tanpa kesulitan, dan tidak menjadi panas di tangan.
"Ponsel itu sendiri luar biasa, menawarkan nilai tak tertandingi untuk harga seperti itu dalam kategori ini," ulas Android Central, meskipun menambahkan bahwa produk itu "tidak terlihat sebagai ponsel premium sama sekali".
Lonjakan penjualan
Peluncuran Poco F1 trjadi pada saat kebangkitan kembali Xiaomi.
Setelah kemerosotan dalam penjualan dan jatuh di belakang beberapa pesaing domestik pada tahun 2016, mereka mengakui telah "memaksakan diri untuk maju terlalu cepat".
Merk | Pengapalan ponsel pintar Juli 2017-Juni 2018 | Perbahan dari tahun ke tahun | Pangsa pasar pada Kuartal 2 tahun 2018 |
|---|---|---|---|
Samsung | 307,5 juta | -1.9% |
Berita TerkiniBerita Populer© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
|