Karya Bansky terjual seharga sekitar Rp20 miliar, tapi langsung dihancurkan
Seniman misterius itu menulis di media sosialnya bahwa 'dorongan untuk menghancurkan adalah juga dorongan kreatif.'
John Brandler, direktur Galeri Seni Brandler, menggambarkan Banksy sebagai 'seniman publisitas terpenting' dan mengatakan ulah itu 'benar-benar cemerlang".
"Dia membuat Damien Hirst jadi tampak seperti seorang amatir," kata Brandler.
Banksy menjadi terkenal melalui serangkaian karya grafiti di seluruh negeri.
Seniman yang penuh teka-teki itu diduga tumbuh di Bristol, Inggris, tetapi identitasnya tetap misteri meski banyak spekulasi selama bertahun-tahun.
Beberapa karya terbarunya adalah Dismaland, taman hiburan semacam Disneyland di sebuah lido di Weston-super-Mare, yang ia gambarkan sebagai "taman hiburan keluarga yang tidak cocok untuk anak-anak".
Pada 2017, Girl With Balloon, yang awalnya muncul di sebuah tembok di Great Eastern Street, London, terpilih sebagai karya seni favorit di seluruh Inggris.
Versi galeri menampilkan cat semprot dan akrilik di atas kanvas, yang dipasang dalam bingkai.
Apakah pembeli masih harus membayar?
Sotheby's belum mengungkapkan siapa yang membeli karya itu sebelum dicabik mesin.
Belum jelas apakah kontrak mereka masih berlaku.
Branczik mengatakan kepada Financial Times bahwa balai lelang itu berusaha untuk 'mengetahui' apa makna dari ulah itu.
Dia berkata, "Kami belum pernah mengalami situasi seperti ini ... ketika sebuah lukisan secara spontan dicabik dengan mesin, setelah mencapai penjualan yang mendekati rekor termahal untuk karya sang seniman.
"Kami sedang sibuk mencari tahu apa artinya ini dalam konteks lelang."
Dalam sebuah pernyataan di situs webnya, Sotheby's menggambarkan bahwa itu merupakan insiden 'tak terduga' dan mengatakan peristiwa itu telah menjadi 'sejarah dadakan dunia seni.'
Apakah karya ini akan lebih mahal lagi, atau jatuh?