Saudi Arabia sebut tudingan pembunuhan Khashoggi adalah 'dusta'
Otoritas Turki menuding jurnalis Jamal Khashoggi dibunuh oleh tim agen rahasia Arab Saudi.
Laporan terbaru menunjukkan terjadinya serangan dan perlawanan di konsulat Saudi, sewaktu Khashoggi berada di sana.
Sumber keamanan Turki mengkonfirmasi ke BBC Arab tentang adanya audio dan rekaman video. Namun tidak jelas adalah apakah ada orang selain pejabat Turki yang telah melihat atau mendengarnya.
Seorang sumber dikutip Washington Post mengatakan terdengar orang-orang memukuli Khashoggi; dan ia menambahkan bahwa rekaman itu menunjukkan Khashoggi dibunuh dan jasadnya dipotong-potong.
"Anda dapat mendengar suaranya dan suara orang-orang yang berbicara bahasa Arab," sumber lain mengatakan kepada Washington Post, yang mempekerjakan Khashoggi sebagai kolumnis. "Anda dapat mendengar bagaimana dia diinterogasi, disiksa, dan kemudian dibunuh."
Laporan media Turki mengatakan para pejabat sedang menyelidiki rekaman suara yang direkam dengan jam tangan pintar Khashoggi. BBC tidak dapat memverifikasi klaim ini secara independen.
TV Turki telah menyiarkan rekaman CCTV saat Khashoggi masuk ke konsulat, sesuai jadwal perjanjian untuk menerima surat-surat untuk rencana pernikahannya dengan perempuan Turki, Hatice Cengiz.
Ada pula video yang menunjukkan orang-orang yang digambarkan sebagai petugas intelijen Saudi memasuki dan meninggalkan Turki.
Apa yang terjadi sekarang dengan penyelidikan?
Dalam kalimat resminya, Turki menyatakan bahwa Khashoggi hilang tetapi mereka tahu 'pasti' dia telah terbunuh.
Namun, Ankara setuju melakukan penyelidikan bersama dengan Saudi, dan delegasi Saudi tiba di Turki pada hari Jumat untuk mengambil bagian dalam pembicaraan yang dijadwalkan berlangsung selama akhir pekan.
Sehari sebelumnya, seorang tokoh senior Saudi, Pangeran Khaled al-Faisal, dikabarkan telah mengunjungi Turki secara singkat di tengah tanda-tanda bahwa monarki Saudi sedang mencari solusi cepat untuk mengatasi krisis diplomatik antara kedua negara.