BBC

Aaron Wan-Bissaka: Dari pemain yang 'tidak suka bertahan' hingga direkrut Manchester United dengan gaji Rp1,4 miliar per pekan

Aaron Wan-Bissaka mampu mengubah peluang yang dia dapat dengan wujud lima tahun kontrak bersama Manchester United dan gaji 80.000 pound (Rp1,4

"Wilf tidak pernah bisa melewati Aaron satu kali pun. Dia adalah pemain yang tenang, tidak ada yang menggentarkannya."

Wan-Bissaka - kelahiran Inggris dari orang tua asal Kongo - mendapatkan posisi barunya di skuad U-23 pada musim 2016-2017. Namun, transisi itu awalnya tidak berjalan mulus.

"Saya tidak begitu menikmatinya karena saya tidak bisa bergerak ke depan," ucap Wan-Bissaka sebagaimana dikutip bagian pers Crystal Palace.

"Ada masanya sulit sekali untuk tidak ikut menyerang. Yannick Bolasie adalah orang yang menginspirasi saya saat saya masih remaja karena dia menggunakan kekuatan untuk maju dan menyerang pemain. Dia memberi saya nasihat."

Sesi latihan itu terbukti mengubah hidupnya. "Itu adalah titik balik. Semua orang terkejut. Bisa menahan Wilf sungguh bermakna."

Dilempar jauh ke belakang

Setelah mendapat posisi pada musim 2016-2017, musim 2017-2018 adalah terobosan bagi Wan-Bissaka. Pelatih Roy Hodgson menyebutnya "pembaptisan dengan api".

Setelah gagal meyakinkan Hodgson untuk meminjamkannya ke klub luar, Wan-Bissaka justru melakoni debutnya di skuad utama pada 25 Februari—tatkala 12 pemain senior absen lantaran cedera.

Secara berturut-turut, Wan-Bissaka dipasang di lini belakang saat Palace menghadapi Spurs, Manchester United, Chelsea, dan Liverpool.

"Saya tidak gugup waktu itu karena saya telah menunggu kesempatan tersebut sejak lama," kata Wan-Bissaka.

Dia mengakui bahwa menghadapi United "sedikit mengintimidasi" dan "pencapaian besar" melawan Paul Pogba.

Halaman
123
Sumber: BBC Indonesia
BBC
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved