29 Orang Tewas Saat Sebuah Bus Terjun ke Sungai di India

Menurut News18, pengemudi bus kehilangan kendali terhadap kendaraan itu, sebelum akhirnya menabrak pagar pembatas jalan raya dan jatuh ke sungai.

29 Orang Tewas Saat Sebuah Bus Terjun ke Sungai di India
Sputnik News
Sebuah bus regional yang membawa sekitar 50 penumpang dari Lucknow ke Delhi, India, terguling di Jalan Tol Lucknow-Agra di Uttar Pradesh dan jatuh ke sungai pada Senin pagi waktu setempat. 

TRIBUNNEWS.COM, AGRA - Sebuah bus regional yang membawa sekitar 50 penumpang dari Lucknow ke Delhi, India, terguling di Jalan Tol Lucknow-Agra di Uttar Pradesh dan jatuh ke sungai pada Senin pagi waktu setempat.

Sedikitnya 29 tewas dalam insiden tersebut dan beberapa lainnya mengalami cedera, seperti yang dikutip media setempat yanh mengutip layanan darurat nasional.

Operasi penyelamatan pun tengah berlangsung di lokasi kejadian.

Menurut News18, pengemudi bus kehilangan kendali terhadap kendaraan itu, sebelum akhirnya menabrak pagar pembatas jalan raya dan jatuh ke sungai.

Dikutip dari laman Sputnik News, Senin (8/7/2019), Pemerintah daerah dikabarkan telah menyampaikan ucapan belasungkawa kepada anggota keluarga dari korban yang tewas.

Baca: Sosok Alta Lauren, Wanita Pertama Anggota Pasukan Pengamanan Presiden Amerika Keturunan Indonesia

Layanan darurat setempat pun telah dikerahkan untuk memberikan perawatan medis kepada yang terluka.

Operator bus regional telah berjanji untuk membayar kompensasi kepada kerabat korban yang tewas dalam insiden itu.

Polisi setempat mengatakan dalam akun Twitter bahwa setidaknya 20 penumpang telah dievakuasi secara aman dari bus yang terguling saat operasi penyelamatan berlangsung.

Pada Senin ini, belasan penumpang telah dibawa dalam kondisi kritis ke rumah sakit setempat.

Perlu diketahui, India memang memiliki jalan yang paling mematikan di dunia.

Sekitar 150.000 orang tewas dan 470.000 terluka setiap tahunnya.

Sebagian besar kecelakaan diakibatkan sejumlah faktor, yakni kelalaian pengemudi, jalan yang rusak dan kendaraan yang sudah tidak layak jalan. 

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved