Kebakaran di Studio Kyoto Animation Menewaskan 33 Orang, Kepala Eksekutif: Sempat Ada Ancaman

Kebakaran telah menelan sebuah studio animasi di Jepang bernama Kyoto Animation pada Kamis (18/7/2019) dan menewaskan sebanyak 33 orang.

Kebakaran di Studio Kyoto Animation Menewaskan 33 Orang, Kepala Eksekutif: Sempat Ada Ancaman
twitter/@shafizade_majid
Kebakaran telah menelan sebuah studio animasi di Jepang bernama Kyoto Animation pada Kamis (18/7/2019) dan menewaskan sebanyak 33 orang. 

Kebakaran telah menelan sebuah studio animasi di Jepang bernama Kyoto Animation pada Kamis (18/7/2019) dan menewaskan sebanyak 33 orang.

TRIBUNNEWS.COM - Sebuah kebakaran telah terjadi di sebuah studio animasi di Jepang yang bernama Kyoto Animation.

Kebakaran di Studio Kyoto Animation ini telah menewaskan setidaknya 33 orang dan 10 orang lainnya dalam keadaan kritis.

Saat ini, para penyelidik dari kepolisian Jepang sedang mencari petunjuk tentang motif pelaku pembakaran Studio Kyoto Animation.

Baca: Insiden Kyoto Animation Makan 33 Korban, Ini Anime Sport Karya KyoAni yang Ramai di Indonesia

Baca: 5 Fakta Kebakaran Gedung Kyoto Animation Jepang, 33 Orang Tewas, Sengaja Dibakar, Pelaku: Mati Kau!

Pihak polisi Jepang menyebutkan, pelaku pembakaran di Studio Kyoto Animation ini bernama Shinji Aoba.

Saat ditangkap, Shinji Aoba telah mengakui jika dirinya yang membakar studio anime terkenal di Jepang tersebut.

Dikutip dari The Straits Times melalui Kyodo News, saat ditahan, Shinji Aoba mengatakan kepada kepolisian Jepang bahwa dirinya melakukan pembakaran ini dikarenakan pihak studio telah mencuri karyanya.

Sebelum melakukan pembakaran Studio Kyoto Animation, Shinji Aoba terlihat berteriak 'Mati!' dan langsung membakar sekitar pukul 10.30 waktu Jepang.

Baca: Kyoto Animation: Studio animasi Jepang sengaja dibakar, 33 orang meninggal

Baca: Studio Kyoani Jepang Diduga Dibakar: Kronologi Awal hingga Korban Tewas Tambah Jadi 33 Orang

Kebakaran di Studio Kyoto Animation ini merupakan kejadian terburuk dalam dua dekade terakhir di Jepang.

Dalam penyelidikan, polisi Jepang telah menemukan dua kaleng cairan tak diketahui, ransel, dan troli ditemukan di dekat lokasi.

Halaman
12
Penulis: Whiesa Daniswara
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved