Vatikan selidiki misteri perempuan muda yang hilang di Roma 36 tahun silam
Otoritas Gereja Katolik Roma menggelar upaya terbaru untuk mengungkap misteri remaja perempuan asal Italia yang hilang 36 tahun silam. Namun
Otoritas Gereja Katolik Roma di Vatikan menggelar upaya terbaru untuk mengungkap misteri hilangnya seorang remaja perempuan asal Italia, 36 tahun silam.
Vatikan menggali dua kuburan besar yang diperkirakan berisi jenazah perempuan bernama Emanuela Orlandi tersebut, 11 Juli lalu.
Namun langkah itu malah semakin memperdalam misteri kasus ini. Penyebabnya, tulang-belulang perempuan yang awalnya disebut ada dalam kuburan itu, justru tidak ditemukan sama sekali.
Sejumlah pakar memeriksa dua ruang jenazah kecil yang ditemukan dalam penyelidikan awal. Mereka mengambil dan menganalisis beberapa sampel tulang di kuburan tersebut.
Otoritas Vatikan menyebut pekerjaan itu untuk sementara waktu dihentikan dan akan kembali bergulir Sabtu pekan depan.
Keluarga Orlandi berharap penyelidikan itu menemukan titik terang atas kasus yang menggemparkan Italia sejak 1983.
Proses identifikasi itu berpusat di kuburan dalam kawasan kolese gerejawi Pontifical Teutonic milik Vatikan, yang dikhususkan untuk anggota mereka yang berkewarganegaraan Jerman.
- Cina, Vatikan dan sebuah kesepakatan kontroversial
- Vatikan pertimbangkan tahbiskan laki-laki beristri menjadi pastor di Amazon
- 'Vatikan organisasi gay': Buku baru ungkap 'korupsi dan kemunafikan' Vatikan
Apa yang terjadi Sabtu kemarin?
Pencarian jenazah Orlandi difokuskan di kawasan akademi Pontifical Teutonic. Penggalian kuburan pertama dalam kasus ini juga dilakukan di tempat itu.
Dalam upaya pencarian terdahulu, dua ruang jenazah ditemukan di bawah pintu berengsel di bawah lantai gedung akademi.
Direktur di sekretariat hubungan masyarakat Vatikan, Alessandro Gisotti, menyebut pakar forensik menguji temuan jenazah sesuai aturan internasional. Namun ia tak dapat memastikan kapan penyelidikan itu berakhir.
Beberapa ilmuwan diperkirakan dapat mengidentifikasi usia tulang hanya dalam lima jam. Meski begitu, identifikasi DNA bisa berlangsung lebih lama.
Seorang pakar perwakilan keluarga Orlandi turut ikut serta dalam proses penyelidikan tersebut.
Adapun menurut Vatikan, tulang-belulang sejumlah jenazah perempuan dalam kuburan itu telah dipindahkan selama proyek pembangunan pada dekade 1960-an dan 1970-an.
Tentang kuburan di sekolah gerejawi khusus warga Jerman di Vatikan
Di wilayah negara terkecil di dunia seperti Vatikan, daerah kuburan kolese Pontifical Teutonic mudah terabaikan dari perhatian publik.