Olimpiade 2020

Gubernur Berharap Tim Olahraga Indonesia Jadikan Kochi Jepang Sebagai Basecamp Persiapan Olimpiade

Gubernur Kochi, Masanao Osaki (51) berharap ada tim olahraga Indonesia menjadikan Kochi menjadi base persiapan untuk Olimpiade 2020.

Gubernur Berharap Tim Olahraga Indonesia Jadikan Kochi Jepang Sebagai Basecamp Persiapan Olimpiade
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Masanao Osaki (51) mantan birokrat kementerian keuangan Jepang dan pejabat di kedutaan Jepang di Jakarta periode 1998-2001. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Gubernur Kochi, Masanao Osaki (51) berharap ada tim olahraga Indonesia menjadikan Kochi menjadi base persiapan untuk Olimpiade 2020.

"Bagaimana Indonesia? Apakah bisa tim olahraganya menjadikan Kochi base untuk persiapan Olimpiade 2020 mendatang?" tanya Osaki khusus kepada Tribunnews.com, Jumat (9/8/2019) malam.

Gubernur Kochi berharap ada tim olahraga Indonesia untuk Olimpiade 2020 mendatang berlatih dan menjadikan Kochi sebagai basecamp tim olahraga Indonesia.

"Boleh juga kalau ada tim Olimpiade Indonesia yang mau menjadikan Kochi sebagai base latihannya," ungkapnya.

Stadion nasional olahraga Olimpiade 2020 di Tokyo Jepang dalam tahap pembangunan.
Stadion nasional olahraga Olimpiade 2020 di Tokyo Jepang dalam tahap pembangunan. (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

Perjalanan ke Kochi dari Indonesia bisa lewat Osaka atau Tokyo lalu tukar pesawat menuju Kochi.

"Makanan di Kochi memang terkenal enak mulai ikan, buah, sampai kepada sake. Jadi kalau ke Kochi pasti puas dan senang bisa makan enak," tambahnya.

Gubernur yang masih berusia 51 tahun itu pernah bekerja di kedutaan Jepang di Jakarta antara 1998-2001 dan pegawai kementerian luar negeri serta pejabat kementerian keuangan dan pejabat di kantor PM Jepang.

Kompleks Harumi Flag di Tokyo yang jadi unggulan Panasonic untuk perkampungan atlet Olimpiade 2020 mendatang.
Kompleks Harumi Flag di Tokyo yang jadi unggulan Panasonic untuk perkampungan atlet Olimpiade 2020 mendatang. (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

Saat bertemu Tribunnews.com, sang gubernur berbicara bahasa Indonesia dengan lancar.

"Saya dulu bekerja di kedutaan Jepang di Jakarta tapi sudah lama sekali tahun 1998," ungkapnya.

Gubernur Kochi ini pun senang sekali apabila banyak kerja sama dengan pihaknya dari Indonesia di masa mendatang.

"Silakan orang Indonesia datang ke Kochi, kita nantikan dengan hangat di sini," ajaknya.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved