Penjualan Teh Halal Buatan Jepang ke Indonesia Mencapai 20 Juta Yen Per Tahun

Penjualan teh halal Jepang buatan Odani Kokufun Co.Ltd (OSK) yang dijual di Indonesia ternyata mencapai 20 juta yen per tahun saat ini.

Penjualan Teh Halal Buatan Jepang ke Indonesia Mencapai 20 Juta Yen Per Tahun
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Produk teh Odani Kokufun (OSK) halal dan yang tak ada label halal (paling atas). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Penjualan teh halal Jepang buatan Odani Kokufun Co.Ltd (OSK) yang dijual di Indonesia ternyata mencapai 20 juta yen per tahun saat ini.

"Penjualan di Indonesia mulai tahun 2014 dan kini nilai penjualannya mencapai 20 juta yen per tahun memang cukup baik dengan sertifikat halal yang dimiliki," papar Kazuhiro Odani Presdir OSK khusus kepada Tribunnews.com, Jumat (9/8/2019).

Logo Halal yang diperoleh dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) terdaftar dengan nomor 00120089140518, terdaftar untuk teh hijau 100 persen produknya untuk satu kotak terdiri dari 50 teabag (sachet) isi 2 gram.

Produk teh Odani Kokufun (OSK) halal dan yang tak ada label halal (paling atas).
Produk teh Odani Kokufun (OSK) halal dan yang tak ada label halal (paling atas). (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

"Kita tak punya anak perusahaan di negara lain. Semuanya ditangani agen yang ada di Indonesia. Kerja sama dengan perusahaan yang ada di Indonesia," tambahnya.

Meskipun demikian Odani mengakui melakukan investasi di Indonesia untuk promosi brand OSK lebih luas lagi di pasar Indonesia.

"Di Asia kita memang mendekati berbagai perusahaan untuk bisa bekerjasama dengan baik dalam penjualan dan pemasaran lebih lanjut. Sehingga nama OSK bisa lebih jauh dikenal di masyarakat terutama di Indonesia," tambahnya.

Dengan target semua orang, OSK berusaha untuk menciptakan citra aman, nyaman dan sehat bagi pembeli teh hijau produknya sehingga menciptakan pembeli ulang di masa depan, sebagai target perusahana tersebut.

"Syukurlah kita maju dengan baik di Asia termasuk banyak dibeli di Indonesia berkat label halal tersebut," ungkapnya lebih lanjut.

Odani Kokufun didirikan pada tahun 1932, dengan modal dasar 85 juta yen dan kini memiliki sekiar 200 pegawai dengan produksi dan penjualan beras.

Mobil pengangkut barang Forklift Halal di pabrik teh Odani Kokufun Co.Ltd.
Mobil pengangkut barang Forklift Halal di pabrik teh Odani Kokufun Co.Ltd. (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

Demikian pula penjualan bahan baku untuk pengananan gaya Jepang tradisional (wagashi), teh beras panggang (genmai-cha), teh barley (mugi-cha), dan sebagainya.

Selama bertahun-tahun pengalaman penanganan yang panjang dan berlimpah beras dan produk-produk terkait gandum, di Odani Kokufun terus-menerus mencari dan memperkenalkan peningkatan teknologi.

"Sebenarnya, perusahaan kami adalah yang pertama dalam bisnis teh barley yang berhasil memproduksi secara massal teh barley yang higienis dan bebas pasir. Kami menawarkan banyak produk selain teh beras panggang (genmai-cha) dan teh barley (mugi-cha). Penawaran kami meliputi teh hijau Jepang (ryokucha), teh oolong, teh "sehat", biji-bijian, makanan untuk Penggunaan Kesehatan Khusus (FOSHU), dan banyak lagi," jelasnya.

Spesialisasi OSK dalam teh dan biji-bijian, Odani Kokufun menghadirkan beragam produk untuk pasar.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved