Pemilik Restoran Jepang dan Pembuat Mesin Gyoza Terbaik Dunia Akan Buka di Indonesia

Ukei sendiri sebagai pembuat mesin gyoza terbaik di dunia sekaligus menguasai 100% pasar mesin gyoza di Jepang sampai saat ini dalam kurun waktu 30 ta

Pemilik Restoran Jepang dan Pembuat Mesin Gyoza Terbaik Dunia Akan Buka di Indonesia
Richard Susilo
Pemilik restoran Hamataro dan pembuat mesin gyoza terbaik dunia Tadashi Ukei menunjuk gambar restorannya. 

 Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Pemilik restoran Jepang Hamataro dan pembuat mesin gyoza (kuotie) terbaik di dunia buatan Jepang, Tadashi Ukei dengan serius menyampaikan keinginannya untuk membuka usahanya di Indonesia.

"Boleh juga ya buka restoran di Indonesia sangat bagus, pasarnya sangat luas dengan penduduk 260 juta jiwa," papar CEO Ukei khusus kepada Tribunnews.com sore ini (28/8/2019).

Ukei sendiri sebagai pembuat mesin gyoza terbaik di dunia sekaligus menguasai 100% pasar mesin gyoza di Jepang sampai saat ini dalam kurun waktu 30 tahun sedikitnya usahanya tersebut.

Saat ini ratusan mesinnya terjual di Singapura dan kini ingin masuk pasar Indonesia dengan mesin gyoza (kuotie) nya tersebut yang bisa membuat 1500 gyoza dalam waktu satu jam dibandingkan buat tangan hanya maksimal 200 gyoza per jam.

"Restoran saya Hamataro semua di kota Hamamatsu Perfektur Shizuoka dan dioperasikan sejak tahun 2010. Lalu toko keempat baru saja buka bulan April 2019 lalu," tambahnya.

Bentuk restorannya spesial menjual gyoza dan juga sebagai izakaya (tempat minum-minum) sehingga malam hari orang bisa bersantai sambil minum-minum dan menyantap gyoza.

"Konsepnya memang restoran izakaya seperti itu sambil juga membuat gyoza di dalam restoran selesai pembuatan menyantapnya jadi tampak fresh segar enak disajikan bagi tamu," tambahnya.

Mesin pembuat gyoza dijualnya dnegan harga paling murah 1,38 juta yen dan kini puluhan ribu unit telah terjual dan di Jepang pembeli mesin tersbeut bisa menghasilkan uang penjualan gyoza per bulan sekitar 3 juta yen.

Mengapa? Karena produksi mesinya sangat banyak, bisa dijual di dalam toko restoran, sekaligus bisa untuk dibawa pulang atau pun bisa delivery tanpa masalah sama sekali, ketimbang saat pembuatan gyoza dengan tangan yang sangat terbatas produksinya, hanya seperlima ketimbang pakai alat mesin tersebut.

Banyak sekali variasi makanan gyoza di jepang dan bagi yang tertarik menjadi rekanan usaha restorannya di Indonesia atau tertarik membeli mesinnya dapat menghubungi lewat email : gyoza@jepang.com.

Trendi makanan gyoza sedang naik daun bukan hanya di Jepang tetapi tampaknya juga di Eropa dan di Amerika Serikat karena nikmat dan mudah pembuatannya setelah ada mesin buatan TOA Industry milik CEO Ukei itu.

Perluasan usahanya di Indonesia tentu akan berdampak lebih luas lagi dalam memasyarakatkan khususnya makanan Jepang yang berasal dari China itu ke kalangan internasional.

"Senang sekali saya banyak mendengar ekonomi Indonesia sekarang sangat baik, tetapi belum pernah saya ke Indonesia hingga kini. Dalam waktu dekat mungkin kalau ada kesempatan kita ke Indonesia ya," tekannya lagi.

Lebih menarik lagi adalah usahanya pertama kali dalam sejarah sang pemilik CEO Ukei itu, membuka di luar Jepang khususnya membuka restoran Hamataronya di Indonesia.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved