Di Korea Utara, Kini Ada Gerai Produk Indonesia yang Pamerkan Sabun Giv, Masako, hingga Sambal ABC

Di Korea Utara, telah diresmikan Gerai Produk Indonesia yang pamerkan segala macam produk asal Indonesia, mulai dari sabun hingga bumbu masak.

Di Korea Utara, Kini Ada Gerai Produk Indonesia yang Pamerkan Sabun Giv, Masako, hingga Sambal ABC
kemlu.go.id/pyongyang/id
Di Korea Utara, telah diresmikan Gerai Produk Indonesia yang pamerkan segala macam produk asal Indonesia, mulai dari sabun hingga bumbu masak. 

Hubungan Indonesia-Korea Utara juga merambat pada dunia perdagangan.

Hal ini dibuktikan dengan beredarnya produk buatan Indonesia di supermarket Korea Utara.

Seperti yang diunggah seorang WNI yang pernah tinggal di Korea Utara sejak tahun 2012.

Lewat akun Instagram pribadinya, @jakaparker kerap membagikan seputar kehidupan warga Korea Utara, termasuk barang-barang Indonesia di sana.

Seperti pada postingan Sabtu (1/9/2018), akun @jakaparker mengunggah sejumlah foto produk deterjen dan sabun pencuci piring di sebuah supermarket.

Uniknya, semua produk ini masih bertuliskan bahasa Indonesia.

Untuk produk deterjen merek Daia Lemon/Daia Putih dibanderol 3 dolar AS atau setara Rp 44 ribu.

Sementara produk deterjan Attack, dihargai 2 dolar AS atau bila dirupiahkan menjadi Rp 29.500.

Bagi traveler yang membutuhkan sabun pencuci piring saat di Korea Utara, ada produk Mama Lemon yang dijual Rp 30.900.

Postingan akun @jakaparker pun menuai respon beragam dari netter yang semakin penasaran dengan kehidupan warga Korea Utara.

Bahkan, ada netter lain yang mengungkapkan pengalamannya saat mendapatkan produk Indonesia di Korea Utara.

"saya pernah dapet kacang mayasi disana...apa ini supermaket yang sama ya?" tanya @resyakamui.

Sebenarnya, ini bukanlah pertama kalinya @jakaparker mengunggah sejumlah produk Indonesia di Korea Utara.

Beberapa waktu lalu, ia juga memosting sampo yang menampilkan artis Dian Sastrowardoyo pada cover botol tersebut.

Sementara itu, di bagian bawah tertera tulisan, sampo dengan ukuran 340 ml ini dihargai 4,76 dolar AS.

Dalam keterangan yang disematkan pada foto, Jaka Parker menulis, dirinya menemukan produk ini di sebuah toko bernama Amnokgang.

Di toko ini, ternyata ada banyak sekali produk dari Indonesia.

Misalnya sabun, sampo, biskuit, produk bayi, bahkan pakaian.

Bahkan Jaka Parker dalam satu tulisannya saat membalas komentar warganet bilang, selain produk Indonesia, barang lain dari Swiss, Jerman, Brasil, Argentina, bahkan Jepang ada di Korea Utara.

Ia juga menambahkan, produk Indonesia banyak dan lumayan laku di Korea Utara, termasuk Indomie.

"Kata temen saya orang korut asli "produk Indonesia good quality, better than China" ini orang korut sendiri yg ngomong, tukang kebun di kantor saya," tulisnya.

(Tribunnews.com/Sri Juliati)

Editor: Sri Juliati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved