Sabtu, 30 Mei 2026

Afrika Selatan dilanda kerusuhan 'menentang warga negara asing'

Seorang pengusaha warga Nigeria yang tokonya dijarah mengatakan kepada BBC bahwa warga asing di Afrika Selatan menjadi korban "banyak tuduhan

Tayang:

Kedutaan Ethiopia di Afrika Selatan mendorong warganya untuk menutup tempat usaha selama ketegangan masih berlangsung, lapor media Ethiopia Fana Broadcasting Corporate (FBC).

Mereka juga mendorong warga Ethiopia untuk "tidak berada di tempat terjadinya konfrontasi dan konflik" dan tidak keluar rumah mengenakan perhiasan mahal.

Polisi menangani orang-orang yang akan menjarah.
AFP
Polisi menangani orang-orang yang akan menjarah.

Sementara itu Kementerian Perhubungan Zambia menyatakan pengemudi truk harus "menghindarkan diri mengunjungi Afrika Selatan sampai keamanan membaik".

Pernyataan ini mengacu kepada sejumlah serangan terhadap pengemudi truk asing. Situs berita Afrika Selatan, IOL melaporkan terjadinya sejumlah kejadian penjarahan kendaraan.

Tetapi Menteri Kepolisian Afrika Selatan, Bheki Cele, mengatakan pada hari Senin bahwa penyebab kekerasan bukan xenophobia atau rasa benci terhadap orang asing, melainkan kriminalitas biasa.

"[Xenofobia] dijadikan alasan," katanya kepada para wartawan setelah mengunjungi pusat perdagangan Johannesburg di mana banyak terjadi kerusuhan. "Tidak ada yang memicu konflik antara warga Afrika Selatan dan warga asing."

Ini bukan pertama kalinya Afrika Selatan diguncang oleh kekerasan antiasing.

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved