Kuwait pun Melirik Mobil Masjid Berjalan Yang Multiguna dari Jepang Semakin Populer

Pesanan masjid mobil berjalan semakin banyak saat ini dari berbagai negara islam di dunia.

Kuwait pun Melirik Mobil Masjid Berjalan Yang Multiguna dari Jepang Semakin Populer
Richard Susilo
Yasuharu Inoue, CEO Yasu Project Co.Ltd. (kiri) dengan pejabat kedutaan Kuwai Abdullah Buhamad (kanan) siang ini (1/10/2019) di Makuhari Messe 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang 

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO -  Prestasi mobil masjid Jepang yang terkenal di dunia ini buatan Yasu Project Co.Ltd.dilirik oleh banyak negara islam di Timur Tengah saat ini, salah satunya dari Kuwait.

"Pejabat kedutaan Kuwait datang ke sini khusus untuk melihat mobil masjid multiguna ini untuk ditampilkan di Kuwait nantinya," papar  Yasuharu Inoue, CEO Yasu Project Co.Ltd.khusus kepada Tribunnews.com siang ini di Makuhari Messe Chiba Jepang.

Sekitar jam 12:00 waktu Jepang atase kedutaan Kuwai Abdullah Buhamad tiba di lokasi pameran dan disambut dengan sangat ramah oleh Inoue beserta pimpinan perusahaan lain.

Abdullah diajak ke dalam masjid mobil berjalan tersebut.

"Kita harus buka sepatu dong di sini kan ini masjid," kata Abdullah yang sangat terpesona melihat mobil masjid berjalan tersebut dengan mata kepalanya sendiri.

Menurutnya ini bagus sekali kalau ditampilkan di Kuwait apalagi menjelang World Cup tahun 2022 mendatang.

"Benar. Kita akan bawa ke Kuwait nanti rencananya karena sudah ada pesanan dari sana sekaligus tampil dalam World Cup 2022 mendatang," ungkap Inoue lagi.

Abdullah sendiri berjanji akan memperkenalkan dengan berbagai pejabat pemerintah Kuwait apabila Inoue tiba di Kuwait nantinya sehingga mobil masjid yang multiguna tersbeut dapat semakin diterima di Kuwait.

"Ini bagus sekali indah sekali cocok sekali memang buat masjid berjalan dan sangat praktis," papar Abdullah lagi.

Pesanan masjid mobil berjalan semakin banyak saat ini dari berbagai negara islam di dunia.

"Kita berharap Indonesia juga bis amenggunakan mobil Indonesia, apalagi banyak pulau di Indonesia dan semakin memudahkan orang ber salat dengan menggunakan masjid  mobil berjalan ini," ungkap Inoue lagi.

Pada Olimpiade di Tokyo 2020 mendatang, para delegasi olahraga Indonesia dipersilakan menggunakan masjid mobil berjalan ini saat tiba di Tokyo untuk kaitan Olimpiade 2020 yang akan dimulai 24 Juli 2020.

Juga untuk berbagai kalangan islam diharapkan semakin mudah salat menunaikan ibadahnya dengan keberadaan masjid mobil berjalan ini selama Olimpiade 2020 mendatang.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved