Perampokan Koin Laundry di Jepang Kian Marak, Setahun Kerugian Hingga 200 Juta Yen

Perampokan koin laundry di Jepang akhir-akhir ini semakin merajalela. Selama setahun terakhir sedikitnya kerugian 200 juta yen.

Perampokan Koin Laundry di Jepang Kian Marak, Setahun Kerugian Hingga 200 Juta Yen
Foto Kepolisian Jepang
Perampokan koin laundry 1 Oktober sekitar jam 23.00. Pencuri berhasil menggondol 300.000 yen uang tunai dari mesin pembayarannya yang dibongkar perampok. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Perampokan koin laundry di Jepang akhir-akhir ini semakin merajalela. Selama setahun terakhir sedikitnya kerugian 200 juta yen.

"Belakangan memang tampaknya semakin banyak perampokan koin laundy terutama tengah malam sampai pagi sekitar jam 3 pagi," ungkap sumber Tribunnews.com, Jumat (4/10/2019).

Dalam satu bulan terakhir saja sejak Agustus hingga September sudah 52 kasus di Kanto (Tokyo dan skeitarnya) dengan kerugian tidak kurang dari 9 juta yen.

Dua perampok atau terkadang tiga orang, mendatangi koin laundry tempat cuci pakaian umum di Tokyo sekitar tengah malam, tak peduli dengan ada tidaknya orang sedang mencuci pakaian di sana.

Baca: Beredar Video DJ Bebby Fey Beradegan Panas, si Pria Bukan Atta Halilintar

Kasusnya seperti pada foto kejadian 1 Oktober 2019 di Kawasaki, hanya 6 menit perampok dua orang menggondol 300.000 yen dari mesin pembayaran yang dibongkar pakai linggis dan mesin penggergaji mesi pakai baterai.

Perampokan koin laundry 1 Oktober sekitar jam 23.00. Pencuri berhasil menggondol 300.000 yen uang tunai dari mesin pembayarannya yang dibongkar perampok.
Perampokan koin laundry 1 Oktober sekitar jam 23.00. Pencuri berhasil menggondol 300.000 yen uang tunai dari mesin pembayarannya yang dibongkar perampok. (Foto Kepolisian Jepang)

Satu pelaku tampak agak pincang tinggi sekitar 170 cm menggunakan pakaian bengkel gelap, seluruh kepala ditutup seperti ninja, menggunakan mobil Toyota putih yang ternyata mobil curian.

Sementara tanggal 2 Oktober jam 1 pagi juga terjadi perampokan di Kami Jujo Kitaku Tokyo sehingga kerugian 400.000 yen.

Dari sana masih belum puas, perampok menjebol koin laundry di dekatnya bernama Piero dan kerugian 500.000 yen sekitar jam 03.30 pagi tanggal 2 Oktober 2019.

Baca: Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs PSS Liga 1, The Guardians Percaya Diri Kembali ke Rumah

"Ada di kamera CCTV tapi mereka tak takut. Ada kalanya dua penjahat dan kadang-kadang tiga orang. Itu hanya beberapa menit, jadi tidak cukup untuk melapor ke polisi," ungkap pemilik koin laundry Sengaku, Yuki Nishiyama, yang juga dirampok dan merugi 300.000 yen semalam.

Polisi Tokyo masih terus menyelidiki kasus tersebut, memonitor ketat saat ini setiap tengah malam di sekitar koin laundry yang ada di kantor karena diperkirakan merupakan satu sindikat yang memang menargetkan perampokan koin laundry saat ini.

Para perampok itu pun diperkirakan juga ada dari anggota yakuza, salah satu tujuannya bukan hanya merampok tetapi karena tidak mendapat uang proteksi (mikajimeryo) sehingga mengganggu pengusaha koin laundry dengan berulang kali melakukan perampokan.

Info lengkap yakuza dapat dibaca di www.yakuza.in.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved