Isi Diary 300 Halaman Curhat Gadis Disiksa Orangtua Hingga Tewas Karena Alasan 'Perlu Diselamatkan'

Curhat jurnal 300 halaman seorang gadis berusia 11 tahun disiksa orangtua hingga tewas karena alasan 'perlu diselamatkan'.

Isi Diary 300 Halaman Curhat Gadis Disiksa Orangtua Hingga Tewas Karena Alasan 'Perlu Diselamatkan'
Daily Mail/FocusOn News
Curhat Jurnal 300 Halaman Gadis Disiksa Orangtua Hingga Tewas Karena Alasan 'Perlu Diselamatkan' 

Berita viral hari ini - Curhat jurnal 300 halaman seorang gadis berusia 11 tahun disiksa orangtua hingga tewas karena alasan 'perlu diselamatkan'.

TRIBUNNEWS.COM - Sebagai orangtua membimbing anak menjadi tugas utama untuk membentuk kepribadian dan watak baik anak.

Namun tidak jarang terjadi, orangtua terlalu memaksa anak untuk melakukan hal yang mereka percayai.

Dan bahkan bisa saja hal yang dipaksakan kepada anak tidak selalu baik, dan buta akan keadaan anaknya sendiri.

Seperti kisah pilu seorang gadis yang tuliskan curhatan dan jurnal hariannya pada 300 halaman tentang pemaksaan kepercayaan dari orangtua ini.

 Viral Foto Gadis Kecil Terus Menangis Memanggil Ibu yang Meninggal Kecelakaan, Mommy, Mommy

 Viral 8 Tahun Pacaran Lalu Menikah, Pasangan Ini Siapkan Kotak Amplop Khusus untuk Mantan

Buku harian itu ditemukan setelah penulisnya, gadis perempuan berusia 11 tahun, meninggal dunia.

Anak perempuan itu meninggal dunia diduga karena mengalami siksaan dari orangtuanya sendiri.

Melansir Mirror dan Intisari pada Selasa (5/11/2019), ia menuliskan bagaimana orangtuanya yang religius membiarkannya 'kelaparan sampai mati'.

Polisi Brasil melaporkan dia dipaksa untuk menjalani puasa, doa, dan olahraga dalam keadaan ekstrem oleh ibu dan ayah tirinya.

Gadis bernama Perolla Pires itu bahkan beberapa waktu sebelum ia meninggal tidak berangkat ke sekolah seperti anak-anak lain seumuruannya.

Korban: Perolla Pires (foto), seorang gadis berusia 11 tahun dari Brasil yang meninggal setelah diduga dipaksa menjadi rezim puasa yang brutal.
Korban: Perolla Pires (foto), seorang gadis berusia 11 tahun dari Brasil yang meninggal setelah diduga dipaksa menjadi rezim puasa yang brutal. (FocusOn News)

Halaman Selanjutnya >

Editor: Galuh Palupi
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved