Anggaran Olimpiade Jepang Membengkak 250 Miliar Yen Menjadi 1,6 Triliun Yen

Mengenai Olimpiade Tokyo dan Paralimpiade, Panitia Penyelenggara telah mengumumkan akan menelan biaya 1,35 triliun di masa lalu.

Anggaran Olimpiade Jepang Membengkak 250 Miliar Yen Menjadi 1,6 Triliun Yen
Richard Susilo
Stadion utama nasional olahraga Jepang di Tokyo tempat pembukaan Olimpiade dan Paralimpik 2020. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Badan Pemeriksaan Keuangan (auditor) Jepang baru selesai memeriksa keuangan panitia Olimpiade 2020. Ternyata dana membengkak 250 miliar yen menjadi 1,6 triliun yen.

"Kami masih memeriksa lebih lanjut laporan pemeriksaan auditor tersebut," ungkap Sekretariat Markas Besar Promosi Olimpiade dan Paralimpiade Kabinet Sekretariat.

Menurut sumber Tribunnews.com terkait anggaran Olimpiade, "Pemerintah Jepang masih ingin meneliti isi laporan tersebut dan mengumumkan pengeluaran untuk langkah-langkah yang khususnya relevan dengan Olimpiade, setelah jelas semuanya."

Anggaran Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo menunjukkan pembengkakak total menjadi 1,6 triliun yen.

Badan Audit meminta negara untuk menanggapi serius hal itu dan mempublikasikan gambaran lengkap biaya.

Mengenai Olimpiade Tokyo dan Paralimpiade, Panitia Penyelenggara telah mengumumkan akan menelan biaya 1,35 triliun di masa lalu.

Sebuah survei pengeluaran pemerintah terkait lainnya yang dilakukan oleh Lembaga Audit mengungkapkan bahwa di 340 proyek, termasuk pengembangan stadion nasional baru, langkah-langkah melawan panas, dan peningkatan daya saing untuk memenangkan medali selama enam tahun terakhir. Total 1,6 triliun yen akan dihabiskan.

Jumlah tersebut berarti sekitar 250 miliar yen lebih dari rencana tahun lalu.

Selain itu, ditemukan pula bahwa biaya untuk fasilitas tunggu bagi petugas polisi yang datang untuk mendukung menjaga keamanan Olimpiade untuk tahun fiskal berikutnya, sejumlah 13,2 miliar yen, tampaknya tidak diumumkan pemerintah.

Bagi para penggemar Jepang serta pengamat bisnis Jepang dapat berkumpul berdiskusi lewat WAG Pecinta Jepang, silakan kirimkan nomor whatsapp email ke: info@jepang.com

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved