Konflik Rusia Vs Ukraina
Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1.522, 386 Tawanan Perang Dibebaskan
Rusia dan Ukraina melakukan pertukaran 193 tawanan perang pada hari Jumat setelah menyepakati pertukaran ke-73.
Ringkasan Berita:
- Pada perang Rusia–Ukraina memasuki hari ke-1.522, Rusia dan Ukraina melakukan pertukaran 193 tawanan perang.
- Presiden Ukraina Zelenskyy menegaskan upaya pemulangan tawanan terus dilakukan.
- Selain itu, Zelenskyy memperkuat diplomasi ke Azerbaijan dan Arab Saudi untuk mendapatkan dukungan Barat dan Negara Teluk.
TRIBUNNEWS.COM - Perang antara Rusia dan Ukraina memasuki hari ke-1.522 pada Sabtu (25/4/2026).
Rusia dan Ukraina melakukan pertukaran tahanan terbaru mereka, masing-masing bertukar 193 personel militer pada hari Jumat (24/4/2026).
Ini adalah pertukaran kedua bulan ini sebagai salah satu dari sedikit bidang kerja sama antara Moskow dan Kyiv.
Foto-foto tahanan Ukraina yang turun dari bus di lokasi pertukaran di Ukraina utara menunjukkan mereka tampak pucat tetapi lega.
Mereka mengenakan bendera biru dan kuning, saling berpelukan, atau menangis di telepon kepada orang-orang terkasih.
Pertukaran pada hari Jumat merupakan pertukaran ke-73 antara Ukraina dan Rusia.
Para prajurit yang dibebaskan tersebut membela negara di wilayah Luhansk, Donetsk, Kharkiv, Zaporizhia, dan Kursk.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan mereka adalah personel militer dari Angkatan Bersenjata Ukraina, Garda Nasional, Dinas Perbatasan Negara, Kepolisian Nasional, dan Dinas Transportasi Khusus Negara.
"Mereka membela Ukraina di berbagai arah. Di antara mereka ada yang terhadapnya Rusia telah membuka kasus pidana, dan ada yang terluka. Penting agar terjadi pertukaran dan agar rakyat kita kembali ke rumah. Saya berterima kasih kepada semua orang yang bekerja demi pertukaran. Kepada setiap unit yang memastikan pengisian kembali dana pertukaran untuk Ukraina di garis depan. Saya berterima kasih kepada semua mitra yang membantu dalam hal ini," kata Zelenskyy, Jumat (24/4/2026).
Baca juga: 6 Pesawat Militer Kapasitas Muatan Terbesar di Dunia: Buatan Rusia, Bisa Angkut Tank dan Helikopter
Zelensky meyakinkan bahwa pihak berwenang Ukraina mengingat setiap pembela dan bekerja setiap hari untuk memulangkan warga Ukraina dari penawanan Rusia.
Markas Koordinasi untuk Penanganan Tawanan Perang menyatakan bahwa pertukaran ini adalah yang ke-73 sejak dimulainya invasi Rusia skala penuh dan merupakan kelanjutan dari pertukaran Paskah serta pelaksanaan perjanjian terkait.
"Sebagian besar dari mereka yang dibebaskan ditahan secara ilegal di Chechnya. Kasus pidana direkayasa terhadap beberapa dari mereka, yang merupakan pelanggaran terhadap Konvensi Jenewa," kata departemen tersebut.
Di antara tentara Ukraina yang dibebaskan dari tawanan Rusia terdapat perwakilan dari Angkatan Bersenjata Ukraina, khususnya sejumlah besar pasukan terjun payung.
Selain tentara dan sersan, beberapa perwira juga dibebaskan.
"Para prajurit yang dibebaskan membela negara di wilayah Luhansk, Donetsk, Kharkiv, Zaporizhia, dan Kursk. Prajurit termuda berusia 24 tahun. Ia ditangkap di wilayah Donetsk pada tahun 2023. Prajurit tertua yang dibebaskan berusia 60 tahun. Dua prajurit akan merayakan ulang tahun mereka di tanah kelahiran mereka hari ini," demikian catatan Markas Koordinasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/tawanan-perang-ukraina-345354r3r3.jpg)