Pembeli Undian Nasional Jepang Secara Online akan Mendapat Poin Berlipat Ganda

Penjualan takarakuji atau undian nasional Jepang semakin menurun dibandingkan tahun 2005 yang sempat mencapai sekitar 1 triliun 104,7 juta yen.

Pembeli Undian Nasional Jepang Secara Online akan Mendapat Poin Berlipat Ganda
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Contoh takarakuji nasional ke-818, lotere jumbo Jepang berhadiah 700 juta yen yang akan diundi besok 31 Desember 2019. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Penjualan takarakuji atau undian nasional Jepang semakin menurun dibandingkan tahun 2005 yang penghasilan salesnya sempat mencapai sekitar 1 triliun 104,7 juta yen .

"Karena penjualan Takarakuji jauh melemah kini, maka penjualan lewat online akan semakin diaktifkan," kata sumber Tribunnews.com, Jumat (3/1/2020).

Penjualan takarakuji lewat internet memudahkan semua orang membeli, cukup dari rumah saja, serta membantu para lansia membeli cukup dari rumah tak perlu antre berjam-jam di jalanan umum.

Untuk memulihkan penjualan lotre, penjualan melalui internet akan diperkuat setelah April 2020 mendatang.

Layanan yang mengembalikan poin dapat digunakan untuk pembelian pada awalnya ditargetkan hanya untuk mereka yang membeli via internet, tetapi juga diperluas ke pembelian di departemen penjualan mulai tahun lalu.

Baca: Harapan Anang Hermansyah di Tahun 2020, Suami Ashanty Ingin Lakukan Hal Manis Setiap Hari

Baca: Masyarakat Jepang Pembayar Pajak Paling Banyak Kedua di Dunia Setelah Swedia

Saat ini, poin ditebus dengan 1 yen per setiap pembelian 100 yen.

Tetapi dewan komisi Takarakuji dan Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang yang membuatnya untuk pemerintah kota, akan menjual dan meningkatkan penjualan internet lebih aktif lagi mulai April 2020.

"Lebih khusus lagi, idenya adalah untuk mempertimbangkan cara untuk mendapatkan 1.000 yen poin bagi mereka yang membeli lebih dari 6.000 yen takarakuji lewat internet, guna mencapai penjualan jutaan lembar nantinya," kata sumber itu.

Dengan semakin banyak poin diharapkan orang akan semakin banyak lagi tertarik membeli takarakuji lewat online.

"Sebagian dari hasil penjualan akan diberikan kepada pemerintah daerah di Jepang," ungkap pernyataan Departemen Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved