Hotman Paris Tegur Pemerintahan RI soal Video Diduga Korban Virus Corona Bergeletakan 'Segera Stop'
Tanggapi soal video yang beredar diduga korban virus corona bergeletakan di China, Hotman Paris beri teguran ke pemerintahan RI.
TRIBUNNEWS.COM - Publik kini dibuat panik dengan menyebarkan Virus Corona, terlebih masyarakat China.
Di media sosial, telah beredar video yang diduga korban Virus Corona.
Video tersebut menunjukkan dugaan korban Virus Corona yang bergelimpangan di Kota Wuhan, China.
Virus ini disebut mirip dengan Sindrom Pernapasan Akut Parah (SARS).
• Virus Corona Merebak, Anak Pejabat Tarakan yang Kuliah di China Diusir dari Apartemen, Ini Curhatnya
Virus Corona sudah menjangkiti 1300 orang dan membunuh 41 orang di China.
Bahkan, Virus Corona ini sudah menyebar ke 12 negara lainnya.
Untuk mengatasi hal tersebut, Kementerian Kesehatan (Kemenkes0 bersama Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) mengumumkan Virus Corona yang saat ini mewabah merupakan virus jenis baru atau Novel coronavirus (2019-nCov).
"Ini Virus Corona jenis baru, makanya namanya Novel coronavirus," ujar Direktur Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik (PTVz) di Kemenkes, dr Siti Nadia Tirmizi saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (25/1/2020).
Meski belum dapat dipastikan penyebab penularannya, pihak mereka meminta agar masyarakat tetap waspada dan mengetahui gejala klinis dan pencegahan virus 2019-nCob ini.
Pantauan TribunJakarta.com di video yang dibagikan Hotman Paris tak cuma tampak diduga korban virus corona yang tergelatak tak berdaya, tetapi juga warga Wuhan yang kehabisan bahan makanan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/hotman-paris-tanggapi-virus-corona.jpg)