Virus Corona
Kasus Corona di Australia Bertambah Jadi 12, Pemerintah Larang Wisatawan dari China
Jumlah kasus virus Corona di Australia terus bertambah. Hingga Sabtu (1/2/2020) jumlah kasus virus Corona di negara tersebut mencapai 12 kasus.
Namun demikian, aturan ini dilonggarkan untuk warga negara Australia, penduduk tetap, dan keluarga dekat mereka.
Baca: Bukan Garuda Indonesia, Pemerintah Pilih Batik Air untuk Evakuasi WNI di Wuhan, Ini Penjelasannya!
Baca: Brimob Polda Kepri Kirim 120-an Personel Pengamanan di Natuna
"Akan ada pengaturan penyaringan dan penerimaan lanjutan di bandara-bandara dan semua warga negara Australia yang tiba dari China akan diminta untuk mengisolasi diri selama 14 hari untuk memastikan mereka tidak tertular. Langkah-langkah ini akan ditinjau dalam dua pekan," kata Morrison.
Peraturan tersebut tidak berlaku bagi wisatawan dari Hong Kong, meski negara tersebut berbatasan dengan China daratan.
Warga negara Australia bisa tetap bepergian ke Hong Kong, namun mereka harus menyadari bahaya tingkat tinggi yang mengancam.
Pemerintah Australia akan menyediakan 500 ribu masker kepada petugas bandara dan pelabuhan serta penumpang. Petugas juga dibekali alat pengukur suhu.
"Prioritas pertama kami adalah kesehatan warga negara Australia. Tanggung jawab utama kami adalah warga negara Australia dan kepentingan bangsa Australia," ujar Morrison.
Pemerintah Negara Bagian Queensland melarang penerbangan dari China masuk ke wilayahnya.
Qantas, maskapai penerbangan Australia, juga menghentikan layanan penerbangan ke China daratan untuk sementara waktu.
Qantas dan Air New Zealand kini tergabung dalam daftar maskapai penerbangan yang menghentikan sementara penerbangan ke dan dari China daratan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/enam-wna-asal-china-diamankan-kantor-imigrasi-kupang.jpg)