Virus Corona

Dokter Li Wenliang Meninggal Karena Corona, Ternyata Sang Istri Akan Melahirkan Pada Bulan Juni

"Kurasa dia bukan penyebar rumor. Bukankah ini berubah menjadi kenyataan sekarang? Anakku luar biasa,"

STR / AFP
Sebuah foto almarhum dokter mata Li Wenliang terlihat dengan karangan bunga di Cabang Houhu Rumah Sakit Pusat Wuhan di Wuhan di provinsi Hubei, China pada 7 Februari 2020. Seorang dokter China yang dihukum setelah membunyikan alarm tentang virus corona baru China meninggal karena patogen pada 7 Februari, memicu curahan kesedihan dan kemarahan atas krisis yang memburuk yang kini telah menewaskan lebih dari 630 orang. 

TRIBUNNEWSWIKI.COM – Meninggalnya Li Wenliang, dokter yang pertama kali mengeluarkan peringatan wabah virus corona, meninggalkan duka mendalam bagi warga China.

Li Wenliang meninggal pada Jumat, (7/2/2020) dini hari waktu setempat setelah tertular virus saat merawat pasien di Wuhan.

Desember lalu dia mengirim pesan ke sesama petugas medis untuk memperingatkan virus yang dia pikir mirip SARS - virus corona mematikan lainnya.

Tetapi dia diberitahu oleh polisi untuk "berhenti membuat komentar palsu" dan diselidiki karena "menyebarkan desas-desus".

Menanggapi hal tersebut, ayah Li, Li Shuyin membantah tuduhan yang ditujukan ke anaknya itu.

Mendiang dokter Li Wenliang (34 tahun)
Mendiang dokter Li Wenliang (34 tahun) (BBC)

"Kurasa dia bukan penyebar rumor.

Bukankah ini berubah menjadi kenyataan sekarang?" kata Li Shuying seperti dikutip dari BBC, Jumat (7/2/2020).

Halaman selengkapnya >>>

Editor: Melia Istighfaroh
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved