Kasedori untuk Keberhasilan Bisnis di Jepang Dirayakan di Yamagata

Sebuah acara rakyat di Kota Kamiyama Perfektur Yamagata yang disebut "Kasedori" diadakan di pusat kota.

Kasedori untuk Keberhasilan Bisnis di Jepang Dirayakan di Yamagata
Foto Yamagata Keizai Shimbun
Tarian dan festival Kazedori di Kota Kamiyama Perfektur Yamagata, Selasa (11/2/2020) pagi. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Sebuah acara rakyat di Kota Kamiyama Perfektur Yamagata yang disebut "Kasedori" diadakan di pusat kota.

Acara rakyat yang telah ada sejak periode Edo awal, dan kalangan orang muda yang mengenakan pakaian "Kendai" (baju jerami tersusun berbentuk burung) berkeliaran di sekitar kota.

Istilah "burung yang menghasilkan" adalah etimologi, dan penonton menuangkan air kepada "burung" yang menggunakan bahan jerami berbentuk burung, disebut sebagai Kasedori.

Masyarakat berharap untuk panen yang baik dan bisnis yang makmur dalam acara (festival) tersebut.

Perayaan ini pernah terhapus sekali pada tahun 1896 (Meiji 29), tetapi dihidupkan kembali pada tahun 1959.

Sebanyak 34 orang, termasuk 16 orang yang berpartisipasi untuk pertama kalinya, berpakaian seperti burung penolong, dan berkumpul di Kota Kamiyama, serta Kota Yamagata.

Tarian dan festival Kazedori di Kota Kamiyama Perfektur Yamagata, Selasa (11/2/2020) pagi.
Tarian dan festival Kazedori di Kota Kamiyama Perfektur Yamagata, Selasa (11/2/2020) pagi. (Foto Yamagata Keizai Shimbun)

Ada pula yang dari Perfektur Miyagi, Tokyo, warga asing dari Polandia, Irlandia, dan tempat-tempat lain dengan panggilan terbuka untuk para peserta.

Sebelum dimulai Shoichiro Kimura, yang mewakili para peserta, berkata, "Saya harap Kamiyama akan berhasil, kita tidak akan kehilangan gangguan atas ombak dingin dan demi Dewa Zao marilah mengambil air dingin, dan menyiraminya serta melompat sebanyak mungkin sampai sedotan atau jerami terpotong."

Peserta tampil di depan Kastil Kamiyama, dan kemudian berangkat untuk melakukan prosesi burung.

Dalam prosesi tersebut burung-burung berteriak berkali-kali "Kakakka" sambil disiram air dingin oleh penonton.

Baca: Warga Jepang di Kapal Pesiar Diamond Princess Bentuk Kelompok Korban Virus Corona

Baca: Hindari Penggunaan 3 Benda Ini di Tempat Pengungsian Bencana Alam di Jepang

Keluarga Goto dari Kota Yamagata mengatakan, "Burung yang membantu sepertinya kedinginan, tetapi itu keren dan kuat. Lalu mengikat rambut seorang gadis dengan sedotan yang jatuh akan membuatnya menjadi wanita cantik dengan rambut hitam yang pekat. Saya ingin mengikat rambut saya. "

Di depan Stasiun Pakaminoyama Onsen, Klub Pemuda Kota Perdagangan dan Industri menjual "Kasedori Soba" dan "Kasedori Udon" dengan burdock dan pangsit seperti burung.

"Dulu aku menawarkan hidangan hot pot, tetapi menjual soba dan udon untuk pertama kalinya tahun ini. Ternyata terjual habis dalam satu jam sejak awal penjualan. Tentu saja kami senang karena makanan ini populer," ungkap penjualnya.

Info lengkap dan diskusi Jepang bisa bergabung ke WAG Pecinta Jepang kirimkan email nama lengkap dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved