Breaking News:

Pemulangan WNI Eks ISIS

Pemuda Ini Mengaku Menyesal ke Suriah, Tertipu Propaganda ISIS di Media Sosial

Kekecewaan menyeruak di hati pemuda berusia 20 tahun itu karena gambaran Raqqa tidak seperti yang diperlihatkan ISIS melalui video propaganda

Editor: Sanusi
AFP/Delil Souleiman
Anggota ISIS berserta istri dan anak-anak mereka keluar dari desa Baghouz di provinsi Deir Ezzor, Suriah timur, Kamis (14/3/2019). 

Bahkan dalam propaganda ISIS, siapa yang hidup dalam Daulah Islamiyah akan mendapat jaminan kesehatan, pendidikan, dan pekerjaan.

ISIS juga membebaskan orang pergi ke sana bebas memilih profesi apa saja, tidak ada kewajiban untuk berperang.

Mantan pengikut ISIS, Febri Ramdani (baju batik) dalam peluncuran sekaligus bedah bukunya yang berjudul “300 Hari di Bumi Syam
Mantan pengikut ISIS, Febri Ramdani (baju batik) dalam peluncuran sekaligus bedah bukunya yang berjudul “300 Hari di Bumi Syam" di Jakarta, Selasa (11/2). (VOA/Fathiyah) ()

Febri akhirnya semakin yakin untuk bergabung dengan Daulah Islamiyah bikinan ISIS dan pada September 2016 pergi ke sana lewat Turki.

Perjalanan yang dilaluinya sangat sulit dan berliku, sampai-sampai baru lima bulan kemudian anak kedua dari empat bersaudara tersebut menjejakkan kaki di Raqqah.

Ia juga sempat ditawan kelompok Jabhat Al Nusra, salah satu sayap Al-Qaeda di Suriah.

Singkat cerita, Febri akhirnya bertemu ibu dan kakaknya di Raqqa.

Dia bersyukur keduanya dalam keadaan sehat. Mereka kaget kenapa dirinya malah datang untuk bergabung dengan ISIS karena mereka justru ingin pulang.

Keduanya mengaku kehidupan di wilayah kekuasaan ISIS tidak sesuai yang dijanjikan.

"Satu tahun lebih hidup di sini (Raqqa.red) tidak mendapatkan apa yang dijanjikan oleh ISIS, malah kita (ibu dan kakak saya) mendapat intimidasi, diancam, dan segala macam. Mereka menjelaskan semua keburukan-keburukan yang ISIS lakukan," kata Febri.

Karena memang bukan oleh dorongan ideologi, Febri pun sepakat untuk pulang ke Indonesia bersama ibu dan kakaknya.

Halaman
1234
Sumber: VOA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved