Virus Corona

Maret 2020, Jepang Janji 600 Juta Masker Sudah Tersedia Kembali

Pemerintah Jepang berjanji mulai Maret 2020 sebanyak 600 juta lembar masker sudah tersedia kembali di pasaran.

Maret 2020, Jepang Janji 600 Juta Masker Sudah Tersedia Kembali
Richard Susilo
Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga dalam konferensi pers. 

Laporan Koresponden ‪Tribunnews.com‬, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Pemerintah Jepang berjanji mulai Maret 2020 sebanyak 600 juta lembar masker sudah tersedia kembali di pasaran.

"Saat ini produsen masker tampaknya 24 jam bekerja memenuhi kembali permintaan masker di Jepang dan bulan depan tersedia 600 juta masker," kata Sekretaris Kabinet Jepang, Yoshihide Suga seusai rapat kabinet, Jumat (21/2/2020).

Jumlah produksi saat ini dikejar sebanyak mungkin karena persediaan masih kosong di pasaran Jepang.

Sehingga upaya produsen masker membuat lebih 100 juta lembar lagi untuk segera bisa memasok barang ke pasaran.

Penumpang kapal pesiar Diamond Princess saat ini tercatat 717 penumpang negatif telah turun dari kapal, dan lebih dari 400 orang dijadwalkan untuk turun hari ini.

Sebanyak 759 orang asing telah meninggalkan Jepang dengan pesawat sewaan dari luar negeri, dan gerakan serupa diperkirakan akan terus berlanjut.

Di sisi lain, ada sekitar 1.000 orang masih di atas kapal, termasuk kru Indonesia sebanyak 74 orang.

Baca: Vila Milik Nurhadi Sepi dan Selalu Tertutup

Baca: Dari Oat hingga Pisang, Ini Sederet Makanan yang Bisa Membantu Obati Depresi

Mereka masih terus dilakukan pengamatan kesehatan di fasilitas yang disiapkan oleh pemerintah setelah penumpang negatif turun.

Awak kapal akan dilakukan dengan cara yang sama seperti penumpang.

Seorang wanita berusia 80-an tahun yang meninggal kemarin dikirim ke lembaga medis tanpa menunggu hasil tes setelah demam, berikut penilaian dokter dan kesehatan yang diprioritaskan.

Tulisan ucapan terima kasih buat para kru dari para penumpang kapal Diamond Princess.
Tulisan ucapan terima kasih buat para kru dari para penumpang kapal Diamond Princess. (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

Pemeriksaan saat ini diberikan prioritas kepada orang dengan demam tinggi dan penumpang berusia di atas 80 tahun.

Dengan asumsi bahwa jumlah pasien akan meningkat di masa depan.

Baca: VIRAL Lukisan Ashraf Sinclair Bersayap Bak Malaikat Dibuat Anak BCL 6 Bulan Lalu, Inikah Firasat?

Baca: Polisi Bongkar Klinik Pengedar Obat Ilegal Seperti yang Dikonsumsi Lucinta Luna

"Kita akan berusaha meningkatkan pelayanan sistem medis sebagai kebijakan segera saat ini," tambah Suga.

Info lengkap dan diskusi Jepang bisa bergabung ke WAG Pecinta Jepang kirimkan email nama lengkap dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved