Virus Corona

Nelangsa Warga Wuhan Terdampak Infeksi Corona Makin Parah, Makan Makanan Busuk, Harga Tak Terkira

Nelangsa warga Wuhan gara-gara corona, kualitas makanan tidak baik dan harganya bikin geleng-geleng kepala.

CHINA DAILY
7 barista dari kedai kopi di Wuhan mempertaruhkan nyawa demi melayani kebutuhan minuman para medis yang sedang bekerja di rumah sakit melawan Virus Corona. 

TRIBUNNEWS.COM - Nelangsa warga Kota Wuhan gara-gara virus corona yang semakin parah.

Infeksi virus corona tak hanya mengisolasi warga Wuhan dari aktivitas sehari-hari.

Untuk sekadar makan pun, warga Wuhan mengalami kesulitan.

Virus corona Covid-19 benar-benar membuat warga Wuhan serba susah.

Untuk makan saja, mereka harus selektif memilih makanan yang tidak busuk.

 Cerita WNI Dikarantina di Natuna Setelah Dipulangkan dari Wuhan, Makan Enak, Serasa Tidur di Hotel

 Pengakuan Warga Wuhan Tolak Masuk Karantina Virus Corona, Lebih Memilih Meninggal di Rumah

Kisah pilu warga Wuhan ini diungkap oleh AFP Jumat (28/2/2020). Di pinggiran Kota Wuhan, kualitas makanan tidak baik dan harganya bikin geleng-geleng kepala.

Tiger Yee, pelajar 21 tahun di Wuhan
Tiger Yee, pelajar 21 tahun di Wuhan (mirror)

"Di lingkungan tempat saya tinggal, kenyataannya benar-benar mengerikan," kata David Dai, yang berdomisili di pinggiran Wuhan.

Lebih lanjut, keluarga dari perempuan berusia 49 tahun ini harus benar-benar bergantung pada diri mereka sendiri.

Untuk stok bahan makanan, mereka telah mengeringkan dan menyimpan kulit lobak sebagai tambahan nutrisi di makanan.

Meski kompleks apartemennya sudah memiliki kelompok pembelian, Dai mengatakan penduduk setempat tidak puas dengan harga dan kualitas makanan yang beredar.

HALAMAN 2 >>>>>>>>>

Editor: Salma Fenty Irlanda
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved