Breaking News:

Virus Corona

Pimpinan Revolusi Iran Sebut Virus Corona Senjata Biologis AS: Awalnya China, Iran dan Seluruh Dunia

Pimpinan Revolusi Iran sebut virus corona merupakan senjata biologis AS yang awalnya menyebar di China, kemudian Iran dan seluruh dunia.

Kompas.com, Hai.Grid.id
Gambar mikroskop elektron pemindai ini menunjukkan virus corona Wuhan atau Covid-19 (kuning) di antara sel manusia (merah). 

"Amerika harus tahu bahwa virus ini akan kembali ke sana jika ada di belakangnya," imbuhnya.

Sebelumnya, Salami juga bersumpah untuk membersihkan planet ini dari 'kekotoran' Israel dan AS.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Iran, Saeed Namaki mengatakan, sekolah dan universitas di iran akan tetap ditutup selama setidaknya satu bulan.

Baca: Diplomat Iran Sekaligus Pejabat Senior Meninggal Gara-gara Corona

Baca: Covid-19, Salat Jumat di Seluruh Negeri Dibatalkan Pemerintah Iran, Antisipasi Penularan Corona

"Orang seharusnya tidak menganggap ini sebagai kesempatan untuk bepergian," kata Namaki.

"Mereka harus tinggal di rumah dan menerima peringatan kita dengan serius."

"Virus ini sangat menular, ini masalah serius, jangan bercanda tentang itu," ujar Namaki.

Ia juga mengumumkan, pihak yang berwenang tengah menjaga pos-pos pemeriksaan untuk membatasi perjalanan antar kota.

Selain itu, para pejabat juga telah menangguhkan acara budaya dan olahraga yang besar serta mengurangi jam kerja.

Diketahui, korban meninggal dunia dan korban terinfeksi virus terus bertambah setiap harinya.

Baca: Viral di Iran Video Diduga Tumpukan Mayat Korban Virus Corona, Perekam Ditangkap Polisi

Baca: Cegah Virus Corona, Kemenlu Larang Pendatang dari Iran, Italia, dan Korea Selatan Masuk Indonesia

Dikutip dari thewuhanvirus.com, hingga Jumat (6/3/2020), virus corona telah menyebabkan 98.411 orang positif terinfeksi.

Halaman
123
Penulis: Nanda Lusiana Saputri
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved