Virus Corona

Softbank akan Menjual Asetnya Senilai 4,5 Triliun Yen

Softbank Group telah mengumumkan kebijakan pengurangan aset sekitar 20 persen dengan cara menjualnya, hingga terkumpul uang senilai 4,5 triliun yen.

Softbank akan Menjual Asetnya Senilai 4,5 Triliun Yen
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Masayoshi Son, Presiden Softbank Group dalam konperensi pers, Rabu (6/11/2019). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Softbank Group telah mengumumkan kebijakan pengurangan aset sekitar 20 persen dengan cara menjualnya, hingga dalam waktu dekat akan terkumpul uang senilai 4,5 triliun yen.

"Masyarakat memiliki kepercayaan yang tak tergoyahkan pada bisnis kami. Untuk itu kami akan memperkuat neraca kami melalui pengurangan utang," ungkap Softbank.

Sementara harga saham telah menurun di seluruh dunia karena kekhawatiran tentang penyebaran infeksi virus corona baru.

Masayoshi Son, CEO Softbank
Masayoshi Son, CEO Softbank ((Shutterstock))

Harga saham telah turun tajam untuk SoftBank Group karena kekhawatiran atas kinerja perusahaan-perusahaan Start-up di mana kelompok usaha ini berinvestasi.

Menurut Softbank, penjualan aset bertujuan untuk membantu pemulihan harga saham.

Dengan masuknya kembali uang, membeli kembali sahamnya, harga saham diperkirakan akan kembali naik, utang berkurang dan neraca akan kembali semakin baik.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved