Virus Corona

Update Corona 27 Maret 2020: Amerika Jadi Negara dengan Jumlah Infeksi Terbanyak, Kalahkan China

Update Corona 27 Maret 2020: Amerika Jadi Negara dengan Jumlah Infeksi Terbanyak, Kalahkan China

Update Corona 27 Maret 2020: Amerika Jadi Negara dengan Jumlah Infeksi Terbanyak, Kalahkan China
coronavirus.thebaselab.com
Update Corona 27 Maret 2020: Amerika Jadi Negara dengan Jumlah Infeksi Terbanyak, Kalahkan China 

TRIBUNNEWS.COM - Berikut update data pasien virus corona di seluruh dunia Jumat, 27 Maret 2020.

Berdasarkan data yang dihimpun Tribunnews dari coronavirus.thebaselab.com, virus corona atau Covid-19 yang berasal dari Wuhan, China, kini telah menyebar ke 201 negara/wilayah.

443.300 orang di dunia terinfeksi, 22.698 di antaranya meninggal dunia dan 121.457 lainnya sembuh.

Amerika Serikat, kini menjadi negara dengan jumlah infeksi terbanyak, dengan 83206 kasus.

Baca: Masih Diselimuti Duka, Jokowi Terbang ke Jakarta untuk Ikuti KTT G20 Bahas Corona, Tak Ikut Tahilan

Update Corona 27 Maret 2020: Amerika Jadi Negara dengan Jumlah Infeksi Terbanyak, Kalahkan China
Update Corona 27 Maret 2020: Amerika Jadi Negara dengan Jumlah Infeksi Terbanyak, Kalahkan China

China berada tepat di bawah Amerika Serikat, dengan 81285 kasus.

Namun, kini hanya ada 3947 kasus aktif di China, yang berarti sudah ada 74051 orang yang sembuh.

Sementara itu di Italia, saat ini ada 62013 kasus aktif, tidak termasuk 8215 orang yang meninggal dunia.

Berikut adalah rincian pasien virus corona di 50 negara/wilayah per Jumat, 27 Maret 2020 pukul 08.00 WIB.

Total (global)
Infeksi: 443300
Kasus aktif/tengah dirawat: 299145
Meninggal dunia: 22698
Sembuh: 121457

Total (Di Luar Tiongkok)
Infeksi: 362015
Kasus aktif/tengah dirawat: 295198
Meninggal dunia: 19411
Sembuh: 47406

Baca: Singgung Covid-19 di Indonesia, Amerika Imbau Keluarga Kedutaan AS Berusia di Bawah 21 Dipulangkan

Halaman
1234
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Muhammad Renald Shiftanto
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved