Virus Corona

Sepinya Penumpang Saat Penerbangan Rute Baru Haneda Jepang Dimulai Hari Ini

Pengoperasian rute baru Haneda Tokyo Jepang dimulai Minggu (29/3/2020) di pusat Kota Tokyo untuk meningkatkan penerbangan internasional.

Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Pintu ke luar Bandara Narita nampak sepi dari penumpang, tidak seperti biasanya. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Pengoperasian rute baru Haneda Tokyo Jepang dimulai Minggu (29/3/2020) di pusat Kota Tokyo untuk meningkatkan penerbangan internasional.

Namun, karena penyebaran infeksi coronavirus baru, sekitar setengah dari rute yang dijadwalkan untuk memasuki layanan dari tanggal 29 Maret telah ditunda, dan penumpang terminal sedikit dan suasana juga tenang.

"Dampak pandemi Covid-19 memang sangat terasa sekali saat ini. Bukan hanya traffic menjadi agak lengang, juga penumpang jadi lebih sedikit setiap harinya. Jarang yang mau melakukan penerbangan," ungkap Stewart Connelly, seorang pilot pesawat dari Amerika Serikat kepada Tribunnews.com di Bandara Haneda, Tokyo, Minggu (29/3/2020).

Pemerintah pusat mulai mengoperasikan rute penerbangan baru pada tanggal 29 Maret ini untuk meningkatkan penerbangan internasional di Bandara Haneda.

Dan penerbangan internasional akan meningkat sebanyak 50 penerbangan per hari, dengan sekitar 170 penerbangan kedatangan dan keberangkatan.

Bersamaan dengan ini, selain terminal internasional 3 dan terminal 2 yang khusus digunakan untuk penerbangan domestik, terminal 2 ini telah diperluas dan dibuka pada tanggal 29 Maret sebagai fasilitas untuk penerbangan internasional.

Baca: Rincian 28 Kereta Jarak Jauh yang Dibatalkan Perjalanannya Mulai 1 April

Baca: Angel Lelga Tunggu Hasil Putusan Sidang Atas Kasus Perceraiannya dengan Vicky Prasetyo

Namun karena penyebaran infeksi virus corona baru telah mengurangi lalu lintas ke dan dari luar negeri--dari rute yang menghubungkan 23 kota, seperti Amerika Serikat dan Eropa, yang dijadwalkan akan diluncurkan--layanan telah ditunda pada rute yang menghubungkan 12 kota, berkurang sekitar setengah dari penerbangan yang dijadwalkan semula.

Di terminal, penumpang sangat sedikit dan suasana tenang.

Tergantung pada maskapai penerbangan, jumlah penumpang kurang dari 20 persen dan sebagian besar adalah orang asing.

"Saya minta maaf karena hanya ada beberapa pelanggan di hari pertama rute baru Haneda ini. Tentu kami ingin agar kesibukan bisa bertambah berkali lipat. Kalau begini terus bangkrut kita," kata Manajer Shibaizumi, yang membuka toko ramen di bandara.

Diskusi mengenai Jepang dalam WAG Pecinta Jepang terbuka bagi siapa pun. Kirimkan email dengan nama jelas dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved