Arab Saudi-UEA Lakukan Serangan Udara di Ibu Kota Yaman
Arab Saudi-UEA memerangi pemberontak Houthi di Yaman. Sejauh ini, belum ada korban yang dilaporkan dalam serangan tersebut.
TRIBUNNEWS.COM - Arab Saudi-UEA memerangi pemberontak Houthi di Yaman.
Diberitakan sebelumnya, para pemberontak itu melakukan lebih dari satu lusin serangan udara di ibu kota Sanaa.
Serangan serupan juga pernah terjadi beberapa bulan lalu.
Melansir Al Jazeera yang mengutip Al Masirah TV milik Houthi, koalisi meluncurkan 19 serangan udara pada Senin (30/3/2020).
Sejauh ini, belum ada korban yang dilaporkan dalam serangan tersebut.
Baca: AS Mengutuk Serangan Rudal Balistik Terhadap Arab Saudi
Baca: Tanpa Diawasi Kim Jong Un Saat Uji Coba Rudal, Korea Utara Konfirmasi Peluncurkan Keempatnya Sukses
Lebih jauh, serangkaian serangan terhadap Sanaa terjadi setelah Arab Saudi mencegat dua rudal balistik.
Yang menurut Houthi diluncurkan pada Sabtu (28/3/2020) menuju Riyadh, dan bagian selatan kerajaan Arab, dekat perbatasan Yaman.
Untuk diketahui, serangan yang diluncurkan Houthi bertepatan dengan peringatan kelima intervensi Arab Saudi dalam perang saudara di Yaman.
Koresponden Al Jazeera, Mohammed al-Attab, mengatakan sekira 25 serangan udara menghantam ibu kota pada Senin (30/3/2020).
"Kementerian Kesehatan mengutuk serangan Saudi," ungkapnya.
Berulang Kali Diserang
Puluhan ribu orang, banyak dari mereka warga sipil, tewas dalam konflik itu, kata lembaga bantuan.
Bandara, pelabuhan, jembatan dan jalan semuanya telah berulang kali diserang.
Pertanian, sekolah, fasilitas minyak dan gas, pabrik dan bisnis swasta juga menjadi sasaran.
Pertempuran telah memicu apa yang digambarkan PBB sebagai krisis kemanusiaan terburuk di dunia, dengan jutaan orang terlantar dan membutuhkan bantuan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ilustrasi-rudal-balistik-jarak-jauh-iran263.jpg)